Begini Pandangan Gol A Gong Mengenai Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Senin, 05 Agustus 2019

Begini Pandangan Gol A Gong Mengenai Banjarmasin

Gol A Gong a | foto: istimewa
BERITABANJARMASIN.COMSastrawan nasional asal Serang, Banten, Heri Hendrayana Harris atau lebih dikenal dengan nama pena Gol A Gong beberapa mengunjungi  tujuh kota di Kalsel. Menurutnya ketujuh kota tersebut memiliki potensi literasi yang kuat termasuk diantaranya Banjarmasin. Hal ini melihat dari komunitas dan fasilitas yang ada di kota tersebut.

Datang bersama anaknya, Gabriel Gee ia mengaku senang dapat diundang oleh Balai Bahasa Kalsel. Gong mengajarkan tulisan Feature Sastrawi kepada pegiat, guru dan pelajar. Geliat literasi itu mengusung tema, "Menduniakan kota kita melalui catatan tulisan perjalanan (Travel Writing)". 

Ia menuturkan keterampilan menulis itu berawal dari membaca. Dimana UNESCO berdasarkan risetnya telah mengungkapkan dari seribu orang Indonesia hanya satu orang membaca dalam artian hanya 0,001 Persen yang berminat.

Kunjungan di daerah, selain memberikan pelatihan di dalam forum-forum, Gong juga berkeinginan membangun perpustakaan di rumah-rumah warga berlandaskan tiga elemen yakni literasi keluarga, sekolah dan masyarakat.

Sementara itu, indikator dari suatu kota yang menarik adalah perpustakaan yang berada di tengah kota. Gong juga mengapresiasi terhadap pemerintah setempat, termasuk Banjarmasin. Ia menilai baik ketika berjumpa dengan H Ibnu Sina, Walikota Banjarmasin. "Menyapa dan berkomunikasi jadi ukuran seorang figur daerah tentang gairah literasinya," ujarnya.

Sebelumnya Gong pernah bertemu dan tidak menyebutkan inisial kotanya, bahwa seorang kepala dinas yang tidak membaca, maka masyarakatnya juga demikian. Selain itu, jika menengok ke dewan-dewan, Gong juga menyinggung bahwa kepala daerah masih sibuk dengan partai-partai politik dan jauh dalam posisi literasi yang sehat. 

Pemilik Rumah Dunia ini menambahkan jika perpustakaan ditempatkan yang jauh, akses jalannya sulit. Maka, suatu literasi di daerah tidak dapat terbangun dengan baik. Kalsel memiliki potensi yang sangat kuat dan komplit seperti  sungai, gunung, budaya dan suku yang dapat mengangkat literasi dari keberagaman tersebut.

Ketua Umum Forum Taman Bacaan Masyarakat (FTBM) Indonesia ini berharap kepada pemerintah daerah dapat membukakan seluas-luasnya akses literasi kepada masyarakat disekitar. Selain itu, hendaknya para sastrawan juga dilibatkan dalam program pemerintah terkait taman baca masyarakat. 

Adapun kunjungan 7 (tujuh) kota tersebut yakni Banjar, Tanah Bumbu, Kotabaru, Tanah Laut, Batola, Banjarbaru dan Banjarmasin. (maya/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only