Waspada Tindak Kejahatan Hipnotis, Warga Kelayan Barat Jadi Korbannya | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Rabu, 26 September 2018

Waspada Tindak Kejahatan Hipnotis, Warga Kelayan Barat Jadi Korbannya

Rusinah, korban penipuan hipnotis/beritabanjarmasin.com



BANJARMASIN, BBCOM - Aksi kejahatan dengan modus hipnotis membuat geger warga Banjarmasin Selatan. Seorang ibu paruh baya menjadi korban usai belanja di Pasar Pekauman. Gelang emas lima gram dan uang Rp50 ribu dibawa kabur pelaku. Ini patut diwaspadai, karena pelaku diduga masih berkeliaran.

Korban kejahatan itu, Rusinah (50) warga Jalan Kelayan B, Gang Pembangunan, Kelurahan Kelayan Barat, Banjarmasin Selatan. Ia berbelanja di Pasar Pekauman, Banjarmasin, Minggu (21/9/2018) sekitar pukul 10.00 WITA.

Informasi yang dihimpun BeritaBanjarmasin.com, usai berbelanja korban didatangi tiga orang tak dikenal yang mengaku warga Malaysia. Pelaku yang terdiri dari dua laki-laki dan satu perempuan itu bertanya kepada korban apakah ada masjid atau langgar yang membutuhkan bantuan dana.

Korban lalu menyebutkan sebuah masjid di kawasan Komplek 10 sedang dalam tahap pembangunan. Berangkat dari itu, lalu pelaku meminta korban menunjukkan lokasi masjid tersebut. Dengan mengendarai mobil pelaku, mereka akhirnya berangkat bersama.

Saat dalam perjalanan, salah satu pelaku meminta korban melepaskan perhiasan yang dikenakannya agar dimasukkan ke dalam tas selempang warna hitam. Menurutnya, tas tersebut bertuah. Kelak perhiasan korban akan bertambah banyak jika dimasukkan ke dalam tas tersebut.

Seolah tanpa sadar karena pengaruh hipnotis pelaku, korban kemudian melepaskan gelang emas yang dikenakannya tersebut dan dimasukkan ke dalam tas itu. Kemudian oleh pelaku tas tersebut digembok dengan rantai.

Sesampainya di lokasi masjid yang dituju, korban diminta pelaku untuk salat sunah sambil menitipkan tas hitam tersebut. Beberapa saat kemudian usai salat, korban bingung karena pelaku sudah tidak ada di sampingnya.

Tas selempangan milik pelaku penipuan/beritabanjarmasin.com
Kemudian korban pulang ke rumahnya di Jalan Kelayan B dengan naik becak. Tas hitam milik pelaku itu kemudian dibuka oleh anak korban
dan alangkah terkejutnya, perhiasan korban dan sejumlah uang raib dari dalam tas. Yang tersisa hanya tisu basah bekas milik pelaku. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp1.750.000.

Sementara itu, Kapolsek Banjarmasin Selatan Kompol H Najamuddin Bustari melalui Kanit Reskrim Iptu Sisworo Zulkarnain membenarkan peristiwa malang yang dialami warga Kelayan B tersebut. Pihaknya juga telah menerima laporan penipuan yang meresahkan masyarakat. “Laporannya sudah masuk Senin malam kemarin,” ujar Sisworo kepada BeritaBanjarmasin.com, Selasa (25/9/2018).

Terkait peristiwa itu, Sisworo mengimbau warga Banjarmasin untuk hati hati atau waspada dengan orang yang tidak dikenal. “Kami meminta bantuan sejumlah pihak jika melihat atau mengetahui ada kegiatan yang mencurigakan akan berdampak tindak kejahatan untuk melaporkan ke polisi terdekat,” pungkasnya. (edoz/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only