Pemprov Kalsel Dukung Program Wakaf Modal UMKM oleh ACT | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Kamis, 24 Juni 2021

Pemprov Kalsel Dukung Program Wakaf Modal UMKM oleh ACT

BERITABANJARMASIN.COM- Sebanyak 25 pelaku usaha di Kalimantan Selatan (Kalsel) mendapatkan bantuan modal usaha melalui Program Wakaf Modal UMKM yang diberikan secara simbolis oleh Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Fathurrahman, di Halaman Masjid Sabilal Muhtadin, Banjarmasin, Kamis (24/6/2021).

Global Wakaf- Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kalsel kembali membantu pelaku usaha kecil dan mikro dengan memberikan bantuan modal usaha kepada 25 pelaku usaha Kalsel.

"Kita pahami bahwa bencana yang terjadi itu tidak hanya bencana alam tetapi bencana kemanusiaan dan juga kemiskinan," kata Direktur Regional ACT Indonesia Timur, Syahrul Mubarak.

Terlebih dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini bahwa tidak hanya merugikan bagi kesehatan tapi juga ekonomi masyarakat ikut terpuruk, sehingga ACT Kalsel selain memberikan bantuan langsung pangan dan sebagainya juga memberikan modal bagi masyarakat yang usahanya hari ini kembali meredup.

"Insya Allah dengan modal bantuan wakaf usaha micro ini harapannya kemudian bisa menjaga masyarakat kita khususnya UMKM bisa tetap bertahan," ungkapnya.

Bantuan modal yang diberikan juga tidak hanya diberikan begitu saja, namun tim ACT Kalsel juga akan melakukan pendampingan kepada penerima wakaf modal. Hal ini dilakukan dengan harapan dalam satu atau dua tahun kedepan masyarakat yang menerima bantuan wakaf modal tersebut menjadi masyarakat yang kembali membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sementara itu, Kepala Cabang ACT Kalsel, Zainal Arifin mengatakan, program Wakaf Modal Usaha Micro sudah berjalan satu tahun yang lalu dan jumlah penerima program Wakaf Modal Usaha Micro di Kalsel sebanyak 117 jiwa.

"Itu adalah masyarakat yang terdampak Covid-19, yang ekonominya melemah," jelasnya.

Sambung Zainal, wakaf modal yang diberikan berupa uang tunai langsung, agar para penerima wakaf modal bisa membeli sesuai dengan keperluan usahanya masing masing.

Adapun jumlah wakaf modal yang diberikan sebanyak Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta per orang.

Tim ACT Kalsel juga melakukan pendampingan kepada penerima wakaf modal tersebut untuk melakukan pengawasan monitoring dan juga edukasi.

"Supaya usahanya tidak habis, modal habis tetep bisa jalan itu harapan kita," terang Zainal.

Para menerima wakaf modal juga harus mengembalikan wakaf modal yang diberikan."Sifatnya pengembalian, dimana para penerima wakaf modal tersebut wajib mengembalikan pokoknya saja," tutur dia.

Dalam sambutannya Pj Gubernur Kalsel, Safrizal ZA, yang diwakili Staf Ahli bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Sekretariat Daerah Provinsi Kalsel, Fathurrahman mengapresiasi atas inisiasi positif yang dilakukan ACT untuk menghidupkan kembali peran wakaf sebagai mekanisme pemberdayaan dan peningkatan ekonomi masyarakat.

Melalui launching wakaf micro ini juga, Pemprov Kalsel akan membantu perbaikan kondisi sosial ekonomi masyarakat yang tengah terpuruk terutama bagi pelaku usaha mikro dan ultra micro yang saat ini berjuang mempertahankan usaha mereka ditengah pandemi.

"Wakaf bukan seperti sedekah biasa, tetapi lebih besar ganjaran dan manfaatnya terutama bagi diri pewakaf," ucapnya.

Dimana pahala wakaf akan terus mengalir selama masih dapat digunakan. Bukan hanya itu wakaf juga sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai jalan kemajuan.

"Saya harapkan wakaf usaha micro ini menjadi solusi bagi masyarakat agar mampu mengungkit perekonomian Banua," tandasnya. (fitri/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only