Jaga Kualitas Obat dan Makanan, BBPOM Banjarmasin Luncurkan Kerling | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Senin, 12 April 2021

Jaga Kualitas Obat dan Makanan, BBPOM Banjarmasin Luncurkan Kerling

 

BERITABANJARMASIN.COM - Plt Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Banjarmasin, Ary Yustantiningsih mengatakan akan berkomitmen untuk menjaga kualitas Obat dan makanan. 

Dimana dikatakannya ketahanan pangan merupakan salah satu kebutuhan dasar bagi masyarakat. Komitmen tersebut dibuktikan dengan melakukan pengawasan obat dan makanan hingga kepelosok daerah termasuk masyarakat disekitar sungai dengan memberikan pelayanan dan informasi secara aktif kepada masyarakat melalui layanan keliling.

"Keamanan pangan adalah kondisi dan upaya yang diperlukan untuk mencegah pangan dari kemungkinan tiga cemaran yaitu biologi, kimia dan fisik," kata dia, usai meluncurkan Kelotok Laboratorium Keliling (Kerling), Banjarmasin, Minggu (11/4/2021).

Lebih lanjut Ary mengatakan cemaran biologi yang sering terjadi karena rendahnya penerapan higienis dan sanitasi dari pelaku usaha atau produsen maupun pembuat makanan dan cemaran kimia. 

Adanya penyalahgunaan dari bahan berbahaya yang masih sering ditemukan pada makanan. Sedangkan cemaran kimia adalah penggunaan tambahan bahan pangan yang sebenarnya diizinkan tetapi melebihi batas dari yang diizinkan. "Hal ini tentu saja sangat membahayakan manusia," ujarnya.

Ia berharap keamanan pangan dapat mewujudkan pangan yang tidak bertentangan dengan aturan agama, kenyakinan, budaya masyarakat sehingga aman dikonsumsi masyarakat khususnya di Provinsi Kalsel.

“Maka untuk menjamin keamanan dan mutu pangan olahan yang beredar dimasyarakat perlu dibutuhkan tiga pilar pengawasan yang dilaksanakan secara bersama-sama antara pemrintah, pelaku usaha dan masyarakat,” katanya.

Olehkarenanya diperlukan adanya kerjasama dari lintas sektor seperti Pemerintah harus besinergi antara pemangku kepentingan. Pelaku usahanya juga diharapkan patuh terhadap regulasi yang ada dan partisipasi aktif masyarakat.

"Untuk itu dilakukan pengawasan terhadap keamanan pangan dan perlu diberikan sosialisasi, komunikasi informasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai salah satu bentuk pencegahan agar terhindar dari pangan yang tidak aman," pungkasnya.(Fitri)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only