Dinkes Kalsel: Vaksin Covid-19 dari Virus yang Dimatikan, Bukan Dilemahkan | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Kamis, 07 Januari 2021

Dinkes Kalsel: Vaksin Covid-19 dari Virus yang Dimatikan, Bukan Dilemahkan

BERITABANJARMASIN.COM - Kepala Bidang Farmasi dan Sumber Daya Kesehatan (SDK) Dinkes Kalsel, Akhmad Yani mengatakan vaksin Sinovac menggunakan virus yang sudah dimatikan bukan dilemahkan.

"Artinya, ini adalah vaksin yang tidak aktif. Ini penjelasan langsung dari biofarma," ungkapnya, Kamis (7/1/2021).

Lebih lanjut Akhmad Yani menjelaskan memang ada efek samping dari vaksin Covid-19. Hanya saja efek samping yang dihasilkan tidak sampai membahayakan nyawa atau menimbulkan kecacatan. "Seperti sakit kepala, nyeri bekas suntikan atau alergi, dan hanya ringan saja tidak berbahaya," terangnya .

Oleh karena itu, sebelum menerima vaksin Covid-19, ada kriteria yang harus dipenuhi seperti berusia 18-59 tahun, tidak memiliki riwayat penyakit penyerta seperti diabetes, penyakit jantung, hipertensi, penyakit ginjal, stroke, hepatitis kronis tumor, epilepsi, penyakit autoimun, maupun penyakit kronis lainnya

Kemudian tidak pernah mengalami reaksi alergi terhadap obat-obatan dan vaksin, berada dalam kondisi sehat saat hari pemberian vaksin dan tidak sedang hamil.

Adapun reaksi dari vaksin Covid-19, kata Akhmad Yani akan terlihat satu bulan setelah penyuntikan pertama. "Jadi terbentuknya proses imunnya itu atau reaksi antibodinya sebulan setelah penyuntikan pertama," tandasnya. (fitri/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only