Raih Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan, Arifin Noor: Banjarmasin Harus Barasih wan Nyaman untuk Masyarakat | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Senin, 31 Agustus 2020

Raih Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan, Arifin Noor: Banjarmasin Harus Barasih wan Nyaman untuk Masyarakat

BERITABANJARMASIN.COM - Nama Arifin Noor, calon pendamping H Ibnu Sina di Pilwakot Banjarmasin 2020 memang sudah tak asing lagi.

Lelaki dengan julukan Abah Arifin ini dipercaya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Banjarmasin. Tentunya bukan hal mudah dan banyak tantangan yang dihadapinya.

Ia menamatkan pendidikan S1 (Teknik Sipil Unlam/ULM Banjarmasin) tahun 1988, lalu di tahun 1989 mengabdi sebagai PNS di lingkungan Pemprov Kalsel.

Sejak remaja jiwa kepempinan Arifin memang sudah terasah. Tercatat ia pernah menjadi Ketua OSIS SMPN 2 Banjarmasin.

Lulusan Fakultas Teknik Sipil ULM itu juga pernah mendapat amanah sebagai Ketua KNPI Kecamatan Banjarmasin Barat, Ketua Pelti Kabupaten Tabalong, Ketua IPSI Kabupaten Tabalong dan Ketua Yayasan Pendidikan Banua Sarabakawa Tabalong.

Bahkan sempat memperoleh penghargaan Top 50 Pemimpin Pembawa Perubahan Indonesia untuk kategori Pemimpin Perubahan Inspiratif dan Inovatif Indonesia. 

“Saya ingin menjadikan Kota Banjarmasin sebagai kota pariwisata serta meningkatkan pembangunan infrastruktur yang optimal untuk ibukota provinsi,” tuturnya.

Bagi Arifin, pencapaian ini bukanlah suatu hal yang mudah, butuh perjuangan ekstra untuk dapat meraihnya. “Alhamdulillah, kami bisa menyelesaikan kuliah S3, di Surabaya bertepatan prosesi wisuda pada tanggal 22 februari 2020,” jelasnya.

Dari spirit dan semangat dari sang istri tercinta yakni Hj Hardiyanti S.AP dan anak yang selalu mendoakan dan menjadi motivasi dalam meraih cita- citanya serta utamanya sang Ibunda Hj Masnah yang selalu berdoa untuk kesuksesannya.

Sebagai suami dari istrinya dan bapak dari anak-anaknya, meski kesibukannya sangat padat namun waktu untuk keluarga tetap ada dan tak pernah dinomor duakan. 

Bahkan waktu untuk kegiatan sosial kemasyarakatan tak berkurang. Terlebih pada sekarang ini seiring dengan kemajuan zaman. (arum/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only