Juarai Lomba Menulis, Guru Kotabaru Terima Rp10 Juta dari Dispersip Kalsel | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Selasa, 16 Juni 2020

Juarai Lomba Menulis, Guru Kotabaru Terima Rp10 Juta dari Dispersip Kalsel

BERITABANJARMASIN.COM - Guru dari Kabupaten Kotabaru berhasil memboyong trofi dan uang senilai Rp10 juta dalam lomba menulis dengan tema "Perpustakaan Sekolah" yang diselenggarakan Dinas Perpustakaan Kearsipan (Dispersip) Kalimantan Selatan.

Dialah Dian Mardika merupakan guru Bahasa Inggris di SMAN 1 Kotabaru yang berhasil meraih juara satu dengan judul naskah “Perpustakaan Sebagai Ruang Instalasi Darurat Literasi".

"Sebenarnya saya menulis sejak masih menjadi mahasiswa, tapi untuk di Kalsel tahun 2019 alhamdulillah saya mendapat juara satu untuk kegiatan menulis di program study Bahasa dan Sastra Indonesia yaitu menulis resensi biografi rektor ULM Sutarto Hadi," ungkapnya kepada awak media, Senin (15/6/2020)

Berdasarkan penilaian para juri naskah yang dibuat Dian, masuk dalam kategori tiga kriteria penilaian, yakni penggunaan bahasa, kejelasan isi atau sistematika dan daya tarik.

"Naskah ini cenderung baik nilainya. Kemampuan berbahasa yang baik telah mampu dinarasikan, sehingga terbentuklah sistematika tulisan yang jelas, runtut, argumentatif, dan koheren. Makanya, naskah ini berhasil menyampaikan ide, pesan, serta materi tulisan secara proporsional," terang para juri.

Selain bahasanya yang baik, daya tarik naskah yang dibuat peserta dari Kotabaru ini ada pada kemampuan pembahasan materi yang berdasar pada wacana atau teori yang aktual tentang literasi. Kadar ilmiah naskah ini juga cenderung baik dengan menunjukkan sumber-sumber wacana atau teori yang relevan.

Sementara itu, Kadispersip Kalsel, Nurliani Dardie atau sering dipanggil bunda Nunung akan melanjutkan di tahun depan untuk membuat kegiatan seperti ini.

"Insya Allah melihat pesertanya sangat banyak ini akan kita lanjutkan di tahun mendatang misalnya perpustakaan sekolah di era 4.0 gitu jadi akan kita sesuaikan lah," ujarnya.

Kemudian, hasil karya dari peserta lomba yang juara akan dicetak dan dibukukan. Berdasarkan pendapat dari beberapa peserta lomba yang merupakan guru sangat mengharapkan agar kegiatan ini diteruskan. Terlebih dengan hadiah yang cukup besar tentu sangat bermanfaat bagi mereka.

"Jadi guru itu butuh ruang apresiasi untuk mereka mengekspresikan bakat dan minat kepenulisannya. Memang kita baru kali ini mengadakan lomba dengan hadiah yang besar biasanya kita hanya sedikit," pungkasnya.

Untuk diketahui, juara satu jatuh pada naskah nomor 61 yang berjudul “Perpustakaan Sebagai Ruang Instalasi Darurat Literasi ” karya Dian Mardhika dari SMAN 1 Kotabaru. Juara dua diraih oleh naskah nomor 27 yang berjudul “Eksistensi Perpustakaan Versus Media Sosial” karya Abdul Salam dari SMKN 3 Banjarbaru. 

Juara tiga dimenangkan oleh naskah nomor 54 yang berjudul “Elegi dari Tumpukan Buku Berdebu, Sebuah Narasi Historis Perpustakaan SMAN1 Rantau Badauh, Barito Kuala, Tahun 1994-2020” karya Badrudin dari SMAN1 Rantau Badauh, Barito Kuala. (fitri/puji)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only