Begini Contoh Pembatasan Sosial Berskala Kecil di Banjarmasin, Inisiatif Warga dan Kelurahan | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Rabu, 27 Mei 2020

Begini Contoh Pembatasan Sosial Berskala Kecil di Banjarmasin, Inisiatif Warga dan Kelurahan

BERITABANJARMASIN.COM, Banjarmasin - Para lurah telah diimbau untuk menerapkan pembatasan sosial berskala kecil (PSBK) tingkat kelurahan. Sebagai contoh, Kelurahan Banua Anyar telah menerapkan PSBK tersebut, 

Kelurahan Banua Anyar telah mendirikan posko tanggap Covid-19 di lima RT sekaligus. Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina menjelaskan, Pemkot Banjarmasin mengapresiasi respon cepat dari kelurahan.

"Apalagi ini inisiatif warga untuk menjaga lingkungannya masing-masing, untuk menutup beberapa titik akses keluar masuk," paparnya, Selasa (26/5/2020).

Sebelumnya hal tersebut telah diimbau setelah dilakukan perpanjangan penerapan sosial berskala besar (PSBB) tahap III hingga 31 Mei 2020.

Ia berharap PSBK tersebut bisa dilakukan kelurahan lainnya untuk mencegah penyebaran virus. Sementara itu, Ketua RT 5, M Husnaini menerangkan inisiatif tersebut berawal dari adanya satu warga terkonfirmasi positif Covid-19.

Warga tersebut bermukim di RT4 dan seluruh keluarganya saat ini telah menjalani rapid test, dengan hasil beberapa dilaporkan reaktif. “Karena ada warga positif Covid-19 dan kita semua sepakat untuk menjaga ruas jalan utama ini,” tuturnya.

Ia juga menjelaskan pembatasan akses itu berlaku sepanjangan Jalan Banua Anyar yang panjangnya lebih dari satu kilometer. Serta diberikan penjagaan, setiap ‘jalur tikus’ menuju ke Jalan Banua Anyar ditutup sementara waktu.

Langkah itu berlangsung selama penjagaan penerapan PSBK berlangsung. Penutupan jalan tembus itu menggunakan bambu dan banner bertuliskan untuk sementara jalan ditutup. “Harap dimaklumi dan sementara jalan cuma satu yakni Jalan Banua Anyar di bawah Jembatan,” ucapnya.

Tak hanya itu, Husnaini juga mejelaskan bahwa PSBK pun berlaku pada malam hari, yang dibantu oleh pihak TNI dan Polri. Untuk itu para relawan yang menjaga posko Covid-19, lanjutnya dibagi menjadi empat shift agar ada jeda waktu bagi mereka untuk istirahat. "Jadi apabila ada warga luar yang ingin masuk dan tak mengenakan masker bakal dihentikan oleh petugas jaga dan diberi masker," tutupnya. (arum/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only