UMKM Kalsel Kurang Berminat Ikut KUR | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Senin, 25 November 2019

UMKM Kalsel Kurang Berminat Ikut KUR

BERITABANJARMASIN.COM - Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan menghadirkan sebanyak 80 stand produk UMKM dari 13 kabupaten/kota dalam Pembukaan Exspo Pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan Gelar Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Siring Menara Pandang Banjarmasin.

Kegiatan ini berlangsung sejak tanggal 23 November s.d 24 November 2019. Ketua DPD Hipmikindo Kalsel, Yeni Mulyani mengakui KUR sendiri  belum sepenuhnya terserap maupun tersosialisasi kepada pelaku UMKM. Sehingga penyerapan KUR masih dibawah 10 persen. 

Dirinya berharal dengan adanya expo ini angka penyerapan tersebit bisa naik dan tidak hanya akan berhenti di sini tetapi akan terus berkelanjutan."Kami berharap dapat tercapai tujuan yang mana diantaranya terjalin akselerasi antar pihak penyalur KUR dengan kami selaku pelaku UMKM yang disertai dukungan dari pemerintah, " ucapnya.

Dalam hal ini Bank Kalsel  dan bank lain sebagai bank penjamin KUR turut membantu bukan hanya masalah permodalan, tetapi pembinaan UMKM. 

Dalam kesempatan yang sama Sekretaris Daerah, Abdul Haris Makkie mengatakan kegiatan expo pembiayaan merupakan hal yang penting bagi pemerintah dan pelaku UKM. Ia juga menuturkan perlunya inovasi penguatan agar yang kurang dari 10% yang memanfaatkan fasilitas KUR bisa di tingkatkan lagi.

"Apa saja yang harus dilakukan tentu harus di petakan, apakah itu karenan mereka masih menggunakan jasa peminjaman non bank (rentenir) ataupun jalur - jalur lain tanpa menggunakan jasa bank, kenapa mereka tidak menggunakan fasilitas kur tentu harus dipetakan," jelasnya.

Dari 472 ribu pelaku usaha hanya 46 ribu yang menggunakan fasilitas KUR, tentunya hal ini menjadi PR baik bagi pemerintah, pelaku usaha, Hipmikoindo, dan dinas terkait.

"Kegiatan ini sangat strategis dan perlu dukungan kita bersama, tidak hanya pemerintah saja tetapi pelaku-pelaku pembisnis lainnya perlu melakukan upaya interpensi terhadap kegiatan usaha kecil menengah," pungkasnya.

Dalam kegiatan ini Pemerintah daerah bersama Bank Kalsel memberikan bantuan KUR, yaitu Yeti Karlina Rp 400 juta rupiah, Nur Fahrudin sebesar Rp 100 juta rupiah,  Novita Ariana Rp 40 juta rupiah, dan Nur Jannah sebesar 14 juta rupiah. (fitri/puji)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only