Ketua Gapki Kalsel Berharap BBM dari Kelapa Sawit Terwujud | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Kamis, 20 Juni 2019

Ketua Gapki Kalsel Berharap BBM dari Kelapa Sawit Terwujud

Ketua Gapki Kalsel, Totok Dewanto (foto: sawitindonesia)
BERITABANJARMASIN.COM - Inovasi baru yang ditemukan Tim Laboratorium Teknik Reaksi Kimia dan Katalisis ITB mendapat respon positif. Selain dari praktisi sawit juga dari Ketua Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalsel.

Ketua Gapki Kalsel, Totok Dewanto, kepada jurnalis BeritaBanjarmasin.com, Kamis (20/6/2019) mengatakan, inovasi bahan bakar dari minyak sawit itu diharapkannya segera terealisasi, secara komersil.

"Saya berharap penemuan dengan menggunakan katalis minyak sawit diubah menjadi bahan bakar (bio-diesel, bio-avtur, bio-premium) ini bisa segera terealisasi secara komersil," ungkapnya.

Dimana kata ia, dampak dari adanya teknologi katalis ini sangat besar dan luas, karena dapat menjadikan kemandirian energi bangsa Indonesia segera terwujud. "Juga penghematan devisa yang digunakan untuk impor BBM dari minyak bumi bisa ditekan, penyerapan minyak sawit untuk keperluan dalam negeri meningkat," tegas dia.

Sehingga, paparnya, harga minyak sawit yang dalam beberapa bulan ini tertekan bisa pulih kembali dan perusahaan bisa melonggarkan tali ikat pinggang. Disampaikannya, seperti diketahui bahwa 42 persen minyak sawit di Indonesia diproduksi dari kebun milik petani. Sehingga berpotensi kembali meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pekebun sawit skala kecil.

Dengan menggunakan teknologi katalis ini, maka proses pengolahan minyak sawit menjadi bahan bakar akan lebih mudah menyebar ke seluruh Indonesia. "Karena industri pengolahan minyak sawit sudah ada di 23 provinsi di Indonesia, termasuk Papua, Sulawesi, Kalimantan dan Sumatera sehingga biaya pengangkutannya akan lebih mudah dan murah," jelasnya. (maya/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only