Dakwah Jumat: Tak Sholat Wajib, Merobohkan Tiang Agama | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 03 Mei 2019

Dakwah Jumat: Tak Sholat Wajib, Merobohkan Tiang Agama


BERITABANJARMASIN.COM - Shalat lima waktu dalam sehari semalam adalah kewajiban yang harus dilakukan setiap muslim. Apabila dia tidak shalat, seperti merobohkan tiang agama. Salah satu sebab wajibnya shalat adalah masuk waktu.

Dai muda Banua, Ustadz Muhammad Taslimurrahman Lc kali ini berkesempatan mengungkapkan  waktu shalat yang tepat dalam Islam pada BeritaBanjarmasin.com.
Ia mengambil contoh seperti masuknya waktu shalat Subuh ditandai dengan terbitnya fajar dan diakhiri dengan terbitnya matahari.

Dikatakannya shalat Subuh boleh dikerjakan dalam kurun waktu tersebut yaitu dari terbit fajar sampai terbit matahari. Artinya, selama masih dalam waktu tersebut dikerjakan maka seseorang masih boleh. "Asalkan tidak keluar dari waktu yang ditentukan, misalnya shalat Subuh saat matahari sudah bersinar terang maka dia berdosa karena mengerjakannya di luar waktu," tuturnya, Jumat (3/5/2019).

Kepala Sekolah MTs Arrahmatul Abadiyah ini menuturkan bahwa standar penentuan jadwal waktu shalat ini adalah berdasarkan pergerakan matahari, berbeda dengan penentuan masuknya bulan Hijriah atau biasa di tempat kita yang sering dibahas saat penentuan awal Ramadhan dan Idul Fitri. "Matahari sangat berperan dalam penentuan waktu shalat sehingga mempelajari hal tersebut menjadi penting untuk keperluan shalat," paparnya.

Dikatakannya, waktu shalat ini juga memberikan pelajaran kepada umat Islam untuk senantiasa mengatur waktu dan menjaga waktu dalam kehidupan sehari-hari dalam rangka beribadah kepada Allah. "Jangan sampai waktu yang diberikan kepada manusia terbuang sia-sia tanpa ada pengorbanan kepada Sang Pencipta," pungkasnya. (puji/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only