Serunya! Makan Ikan Bareng Wali Kota Banjarmasin dan Anak Yatim Binaan Laznas LMI | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Senin, 25 Februari 2019

Serunya! Makan Ikan Bareng Wali Kota Banjarmasin dan Anak Yatim Binaan Laznas LMI

Membaur, Wali Kota Banjarmasin makan bersama anak yatim piatu.

BERITABANJARMASIN.COM - “Ibu-ibu, apa bedanya nasi goreng yang bikin sendiri dan yang beli di restoran?" tanya Chef Wawan mengajak seluruh peserta yang hadir untuk berpikir. "Rasanya, Chef!" tebak salah satu peserta. "Harganya, Chef! Kalau di restoran lebih mahal," tebak yang lain.

Chef Wawan yang telah lama menggeluti bisnis kuliner pun menjawab dengan lugas. "Memasak nasi goreng itu hampir sama resepnya. Tapi, kenapa ada orang rela membeli dibanding masak sendiri? Alasannya, karena penyajian nasi goreng buatan sendiri biasa saja, sedangkan kalau orang beli mereka akan dimanjakan dengan penyajiannya yang cantik. Alasan berikutnya, tentu saja rasanya," papar Chef yang juga aktif sebagai relawan RNPB Laznas LMI ini.
DEMO MEMASAK - Chef Wawan 

Begitulah gambaran keseruan acara pembukaan program Anak Indonesia Suka Makan Ikan (Aisumaki) Laznas LMI Kalsel pekan tadi di Halaman mushola Al-Hidayah Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur.

Chef Wawan begitu cekatan saat berdemo memasak nasi goreng ikan. Sambil menyaksikan gerakan tangannya yang terampil, seluruh peserta terus menyimak dengan serius penuturan dari Chef Wawan.

Dalam rangkaian acara tersebut juga dihadiri oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina yang sontak menambah keceriaan warga. "Sebutkan nama-nama ikan khas Banjarmasin?" tanya Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina kepada anak-anak binaan Laznas LMI. Semua tampak antusias, bersahut-sahutan menjawab pertanyaan wali kota. "Luar biasa, kalau saya presiden, kalian sudah dapat sepeda semua," sambung Ibnu Sina disambut senyuman para hadirin.

Menurutnya, program Aisumaki adalah program yang sangat bagus, apalagi Banjarmasin sejak dulu dijuluki sebagai kota seribu sungai dengan beraneka ragam ikan yang ada di dalamnya, sudah barang tentu program Aisumaki sangat tepat dilaksanakan di Banjarmasin. Apalagi, dengan pelatihan yang diberikan kepada para peserta juga selaras dengan visi misi walikota yang ingin menelurkan 2.500 wirausaha baru di masa kerjanya.

Setelah dua hari sebelumnya 10 peserta pelatihan usaha kuliner mendapatkan gemblengan dari Chef Wawan, hari Ahad kemarin saatnya para peserta menunjukkan hasil pelatihan di hadapan Wali Kota Banjarmasin sekaligus menyiapkan makanan untuk anak-anak yatim dan dhuafa yang dihadirkan.

Acara di tutup dengan makan bersama wali kota berserta jajarannya bersama para anak yatim piatu binaan LMI. Wali kota terlihat sangat menikmati sajian berbagai olahan ikan. Bahkan beliau dengan sabar mengambilkan makanan untuk anak-anak yatim dhuafa satu persatu. (rilis/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only