Tak Kunjung jadi PNS, Guru Honorer Kalsel Resah | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Senin, 26 November 2018

Tak Kunjung jadi PNS, Guru Honorer Kalsel Resah

BANJARMASIN, BBCOM - Berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, 25 November adalah Hari Guru Nasional. Lalu apakah kesejahteraan mereka sudah terperhatikan khususnya di Banua  di Hari Guru ini?


Di satu hari spesial ini, para guru mendapat sorotan lebih diantaranya apakah karya mereka diapresiasi, perjuangan mereka diakui, kesejahteraan mereka diperhatikan?

Salah satu polemik yang belum tuntas di Hari Guru Nasional adalah masih banyaknya honorer K2 yang telah mengabdi berbelas tahun dan harus puas dengan gaji sekitar 300 ribu per bulan. Seperti yang dirasakan oleh Jumiati salah satu guru Sekolah Dasar di Kalsel.

"Saya guru honor sudah 12 tahun, belum PNS. Dan tahun ini saya terakhir bisa ikut tes CPNS karena umur sudah 35. Dan tidak lulus," ujarnya kepada BeritaBanjarmasin.com, Minggu (25/11/2018).

Hal senada juga diungkapkan oleh Fahruzi yang merasa pemerintah pernah berjanji untuk mengangkat honorer menjadi PNS. Namun sampai sekarang masih belum terealisasi maksimal. "Pemerintah sudah janji," terangnya.

Polemik ini menuai respon dari berbagai lapisan masyarakat. Seperti diberitakan BeritaBanjarmasin.com Sabtu (24/11/2018) kemarin. Pengamat pendidikan, sekaligus akademisi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Dewi Alfianti berharap ada jalan keluar atas kondisi ini. "Para pemangku kebijakan harus memperhatikan ini dengan serius, karena jumlahnya tidak sedikit, dan sudah sepatutnya pengabdian mereka dalam mendidik dihargai," katanya kepadaBeritaBanjarmasin.com, Sabtu (24/11/2018).

Namun, kata dia, juga harus dicari mekanisme, bagaimana kemudian, ada solusi yang memberikan rasa keadilan bagi para guru honorer. (puji/sip) 

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
Banner iklan disini