Inovasi Baru, Pos Konseling Narkoba Diresmikan Wali Kota Banjarmasin dan BNNP Kalsel | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Senin, 05 November 2018

Inovasi Baru, Pos Konseling Narkoba Diresmikan Wali Kota Banjarmasin dan BNNP Kalsel

BANJARMASIN, BBCOM - Mewujudkan kota bersih narkoba, BNNP Kalsel bekerjasama dengan Pemkot Banjarmasin resmikan Pos Konseling Narkoba (Poskona) di Kantor Kecamatan Banjarmasin Tengah, Senin (5/11/2018).



Peresmian Poskona sebagai tempat relawan dan pegiat anti narkoba menjadi agen pemulihan bagi pecandu atau korban penyalahguna narkoba di Banjarmasin ini, dihadiri Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina dan seluruh camat di Banjarmasin, serta para lurah. Kemudian Kepala BNNP Kalsel, Brigjen Nixon Manurung, beserta jajarannya, hadir juga aparat TNI dari Koramil dan Polresta Banjarmasin.


Menurut Kepala BNNP Kalsel, Nixon Manurung, Poskona di Kecamatan Banjarmasin Tengah ini diharapkan bisa menjadi pilot project bagi poskona-poskona lainnya yang akan dibangun di seluruh kecamatan di Banjarmasin dan daerah lainnya.


Poskona diproyeksi bisa menjadi wadah konsultasi oleh masyarakat yang tadinya enggan berobat karena takut ditangkap dan alasan lainnya, menjadi berani dan yakin bahwa layanan itu semata-mata untuk masyarakat yang ingin sembuh dari keterlanjuran menyalahgunakan narkoba. "Hadirnya Poskona diharapkan bisa menambah kepercayaan masyarakat agar mau berobat dan konsul," kata Nixon Manurung.


Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, mengapresiasi inovasi dari BNN. "Ini adalah inovasi yang baik untuk mendekatkan pelayanan rehabilitasi untuk menekan angka penyalahgunaan narkoba," ujar H Ibnu Sina.


Orang nomor satu di Banjarmasin ini melanjutkan, menurut data yang diperoleh dari BNN, ada sekitar 12 ribu penyalahguna narkoba di Banjarmasin. "Nah dari jumlah itu hanya sekitar seribu saja yang mau menjalani rehabilitas sisanya tidak tahu. Mudahan dengan adanya poskona ini benar benar mampu mengurangi angka penyalahguna narkoba," kata suami Hj dr Siti Wasilah itu.


Kasi Rehabilitasi BNNP Kalsel Riny Henderawaty, menambahkan, ide inovasi yang berawal dari dirinya itu dirumuskan dari anggapan masyarakat soal enggannya atau takut rehabilitasi dengan berbagai alasan. Poskona sudah bersinergi dari berbagai instansi, mulai dari pemerintahan, Polri, TNI dan ormas.


"Layanan ini gratis dan pecandu bisa mendapatkan layanan hingga sembuh. Kemudian, prosesnya ini bisa dari penggiat lapangan yang kemudian membawa ke Pos atau juga yang bisa langsung ke Poskona," paparnya.


Adanya Poskona ini juga langsung mendapat tanggapan salah satu Warga Banjarmasin bernama Aslamiah. Ia menilai Poskona ini sangat membantu masyarakat, dan merubah anggapan masyarakat agar tidak takut lagi dan mau mengikuti program rehabilitasi "Bagus ini sangat membantu," tuturnya. (arum/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only