Yazid Fanani: Balangan Merupakan Miniatur Toleransi Antar Umat Beragama | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Jumat, 12 Oktober 2018

Yazid Fanani: Balangan Merupakan Miniatur Toleransi Antar Umat Beragama

Kapolda Kalsel mendaptkan cinderamata dari Bupati Balangan/beritabanjarmasin.com
PARINGIN, BBCOM - Kapolda Kalsel Irjen Pol Yazid Fanani, beserta rombongan melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Kalsel. Agenda tersebut dimulai sejak Selasa-Kamis, 11 Oktober 2018. Kabupaten Balangan merupakan lokasi terakhir yang dikunjungi.

Kapolda beserta rombongan tiba di Balangan melalui jalur darat. Setibanya, orang nomor satu di Polda Kalsel ini disambut oleh Bupati Balangan H Ansharuddin beserta jajaran pejabat dan perusahaan di rumah kediaman bupati Komplek Garuda Maharam, Paringin.

Ia mengatakan kunjungan ini selain sebagai silaturahmi sebagai pejabat yang baru, juga untuk mengecek kesiapan anggota dalam melakukan pengamanan di pelaksanaan pesta demokrasi nantinya. Kunjungan kerja ini untuk memberikan motivasi kepada anggota, agar lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kapolda Kalsel beramahtamah dengan forkopimda Balangan/beritabanjarmasin.com
"Kita semua ingin pilkada itu damai, meski begitu anggota kan harus siap dalam menghadapi kondisi apapun. Sampai sejauh ini semuanya berjalan aman dan terkendali," kata Yazid dalam keterangan tertulisnya yang diterima BeritaBanjarmasin.com. Jumat (12/10/2018).

Dalam kesempatan tersebut, bupati Balangan H Ansharuddin memaparkan sejarah terbentuknya Kabupaten Balangan, serta perkembangan pembangunan dan kemajuan hingga saat ini. Menurutnya, Kabupaten Balangan bisa dikatakan sebagai miniatur Indonesia, karena seluruh agama ada di kabupaten berjuluk Bumi Sanggam ini.

“Komunitas dayak pun masih ada, yaitu di daerah Halong dan Tebing Tinggi, kebersamaan antar agama selama ini selalu terjaga rukun dan damai dalam satu Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB),” tuturnya.

Setelah mendengar paparan yang disampaikan Bupati Balangan, Kapolda Kalsel mengagumi keberagaman tersebut dan tingginya nilai toleransi antar umat beragama. "Saya salut, Balangan ini salah satu miniatur toleransi antar umat beragama, saya bangga dan ini harus dipertahankan. Ini contoh yang baik," kata Yazid.

Kapolda berpesan, keberagaman itu harus dijaga dan dilestarikan agar dunia tahu bahwa Indonesia khususnya Kalsel memiliki budaya dan toleransi antar umat beragama yang layak untuk dibanggakan. "Kita harus bangga, karena dengan adanya perbedaan masyarakat kita semakin menjunjung toleransi, saya bangga," ucapnya.

Dalam kesempatan itu juga, Yazid meminta peran tokoh agama, serta alim ulama untuk menjaga kondisi kamtibmas, karena melalui pesan serta doa-doa mereka menjadi penting sebagai penguat kita dalam melaksanakan tugas-tugas.

“Melalui kesempatan yang baik ini, sekali lagi kami mohon kepada para alim ulama dan seluruh masyarakat Balangan untuk bersama-sama dengan Polri dan TNI untuk bergandengan tangan merapatkan barisan agar di dalam penyelenggaraan pemilu 2019 nanti bisa berjalan dengan baik,” pungkasnya. (edoz/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only