Cegah Narkoba Sejak Dini, Bidokkes Polda Kalsel Sambangi SMPN 8 Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Jumat, 14 September 2018

Cegah Narkoba Sejak Dini, Bidokkes Polda Kalsel Sambangi SMPN 8 Banjarmasin



Ipda Supriyadi saat menyampaikan materi tentang penyalahgunaan narkoba di hadapan pelajar SMP N 8 Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
 BANJARMASIN, BBCOM - Penyalahgunaan narkoba tidak hanya terjadi pada orang dewasa, namun juga kalangan remaja bahkan hingga anak-anak sekolah dasar. Untuk itu, sosialisasi anti narkoba diterapkan hingga ke sekolah-sekolah.

Seperti yang dilakukan oleh Polda Kalsel melalui Bidang Kedokteran Dan Kesehatan (Bidokkes) pada Kamis (13/9/2018) pagi saat lakukan sosialisasi pencegahan dan pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika (P4GN) pada pelajar SMPN 8 Banjarmasin, Jalan Gerilya Kelayan B, Kelurahan Tanjung Pagar Banjarmasin Selatan. Ratusan pelajar dari SMP tersebut sangat antusias mengikuti sosialisasi yang dilakukan selama satu hari.

Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Z Hakim, melalui Paur Doksik Ipda Supriyadi mengatakan, agar P4GN ini berjalan dengan optimal, pihaknya mengajak kepada pihak terkait di lingkungan pendidikan dari mulai dinas pendidikan, kepala sekolah, guru pengajar, dan siswa untuk selalu waspada terhadap ancaman bahaya narkoba sebelum menjadi korban.

“Generasi muda harus benar-benar dibina dan dididik agar tidak mudah menjadi korban penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak masa depannya. Dan hal ini dapat dicapai tentunya dengan kerja sama antar stakeholder terkait,” jelas Ipda Supriyadi dalam keterangan tertulisnya yang diterima BeritaBanjarmasin.com.
Ipda Suryadi bersama siswa-siswi SMPN 8 Banjarmasin menolak Penggunaan Narkoba/beritabanjarmasin.com
Ipda Supriyadi berharap, pelajar SMPN 8 Banjarmasin yang mengikuti sosialisasi ini dapat menyampaikan atau menginformasikan kembali bahaya penyalahgunaan narkoba kepada keluarga terdekat dan teman di lingkungan rumah tinggal, atau pun di lingkungan sekolah masing-masing.

“Jadi kita berharap informasi bahaya narkoba ini tidak berhenti sampai disini saja. Tapi bisa dilanjutkan kepada keluarga dan teman-teman mereka dirumah,” harap Supriadi.

Supriadi mengakui, peredaran narkoba tidak hanya beredar di kota saja, akan tetapi peredaran barang haram itu sudah menyentuh kawasan perkampungan. Narkoba yang awalnya identik dengan kaum elit, kini sudah mulai dinikmati dari berbagai kalangan dan usia.

“Saya berharap kepada generasi muda agar menjaga diri dari bahaya narkoba karena masa depan bangsa ini, ada di tangan generasi muda, dan untuk para orangtua marilah bersama-sama menjaga anak kita dari bahaya peredaran narkoba,” tuturnya.

Dirinya juga menambahkan dengan kegiatan sosialisasi dan imbauan pihaknya sudah melakukan pencegahan secara dini khususnya dikalangan pelajar. (edoz/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only