Inilah Amanat Ketua DEMA UIN Antasari kepada Para Calon Sesudahnya | Berita Banjarmasin | Berita Kalimantan Selatan | Media Online Banjarmasin

Selasa, 13 Februari 2018

Inilah Amanat Ketua DEMA UIN Antasari kepada Para Calon Sesudahnya

Banjarmasin, BBCom - Pemilihan Umum Mahasiswa (Pemilwa) di kampus UIN Antasari Banjarmasin mulai mendekati harinya, terjadwal dari putusan Panitia Pemillihan Mahasiswa Universitas (PPMU), Pemilwa akan diselenggarakan, Rabu (28/02).
(Presma UIN Antasari tahun 2017, Budiansyah/beritabanjarmasin.com)
Dengan semakin dekatnya proses transisi kepemimpinan mahasiswa di kampus, opini dan gagasan serta pemikiran bermunculan dari aktivis kampus UIN Antasari Banjarmasin, untuk kepengurusan DEMA yang akan datang.

Turut memberikan gagasan serta harapan, yakni Budiansyah Ketua Umum/Presiden Mahasiswa Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Antasari Banjarmasin.

Untuk itulah ketika wartawan beritabanjarmasin.com berkunjung ke Sekretariat DEMA sekaligus bertanya pada Budi mengenai  beberapa poin-poin gagasan dan harapan.

Ia berharap banyak agar DEMA lebih baik lagi untuk tahun ini.

"Saya berharap, siapapun Presma yang terpilih nantinya mampu berorientasi kedepan dan bisa melahirkan kader pemimpin baru yang lebih baik dan profesional untuk yang akan datang." Tuturnya.

"Dan yang lebih penting, dia mampu membaca situasi dan kondisi disekelilingnya, sejauh mana dia mampu memandang kepengurusan DEMA sekarang, dan mampu memperbaikinya di masa yang akan datang." Imbuhnya.

Tak lupa, Budi juga menghimbau agar DEMA yang akan datang mampu menjalin kerjasama dan sinergisitas antar sesama Organisasi Mahasiswa (Ormawa) UIN Antasari.

"Yang lebih penting, kedepannya kepengurusan DEMA ada kemauan untuk saling merapatkan diri, membuka mata dan fikiran untuk menyatukan persepsi dan sinergisitas antar ormawa kampus, baik UKM/UKK, maupun organisasi tingkat Fakultas ataupun Jurusan."Tegasnya.

Terakhir, Budi berharap, fungsionaris DEMA yang akan datang mampu berbenah dan memperbaiki kepengurusan dari fungsionaris DEMA sekarang.

"Kepengurusan DEMA periode tahun ini masih banyak kekurangan dan belum maksimal, sehingga diperlukan sosok pemimpin yang mampu memperbaiki kepengurusan agar lebih baik kedepannya dibandingkan periode sebelumnya," tutup Budi. [rizal nagara/ayo]


favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only