Begini Dialektika Jelang Buka Puasa ala Banjar Public Initiative | Berita Banjarmasin | Berita Kalimantan Selatan | Media Online Banjarmasin

Minggu, 04 Juni 2017

Begini Dialektika Jelang Buka Puasa ala Banjar Public Initiative

BANJARMASIN, BBCOM - Diskusi hangat ala anak muda mengalir deras, Ahad (4/6/2017) sore, jelang waktu berbuka puasa Ramadan. Sekretariat Banjar Public Initiative di Komplek Kayu Tangi II, Banjarmasin Utara riuh dalam dialektika.


Para aktivis mahasiswa dan kepemudaan dari Banjar Public Initiative membuka perbincangan dengan tema "Keberagaman dan Perda Syariah di Kalimantan Selatan"

Akademisi Universitas Lambung Mangkurat, Fikri Hadin turut menyampaikan pendapat dalam diskusi itu. Dikatakannya, pemaknaan mengenai keberagaman itu sebenarnya sebuah kewajaran. Paling penting adalah budaya saling menghargai dan toleransi.

Dosen di Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat ini menguraikan, Perda Syariah lahir sebagai bentuk akomodir dari kearifan lokal yang ada di daerah. Dalam hal ini di Kalimantan Selatan. "Di tengah keberagaman, penting kiranya kita utamakan saling menghargai," paparnya.

Senada dengan Fikri, M Reza Pahlevi selaku dosen di FKIP Universitas Lambung Mangkurat, Program Studi Pancasila dan Kewarganegaraan menekankan keterikatan antara Ramadan dan pondasi kebangsaan.

Dalam kajian sejarah tuturnya, kata dia, Republik Indonesia diproklamasikan pada bulan Ramadan. "Tepat pada Jumat, dua momentum yang mempunyai makna luar biasa bagi umat Islam," tegasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Didi Gunawan wartawan senior yang menyatakan apresiasinya terhadap kegiatan ini. Sebab para pendiri bangsa dan orang besar di negeri ini menurutnya lahir melalui forum diskusi. [rel/sip]

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only