Senin, 14 Mei 2018

PMKRI Banjarmasin Kutuk Aksi Teror Bom di Surabaya dan Himbau Masyarakat Tetap Tenang

(Pojok Kanan) Ketua presidium PMKRI Cabang Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
Banjarmasin, BBCOM - Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Banjarmasin menyayangkan aksi teror yang belum genap seminggu lalu peristiwa aksi teror dan kerusuhan terjadi oleh tahanan terorisme di Rutan Cabang Salemba yang berada di mako Brimob, pada Kamis (10/05/2018).

"Kami sangat mengutuk tindakan yang terjadi di Surabaya, aksi teror bom di Gereja Katolik Santa Maria Tak Bercela (Ngagel), Gereja Kristen Indonesia  (di Diponegoro) dan gereja Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (di Arjuna)," tutur Dedy Koco Susilo ketua presidium PMKRI Banjarmasin.

Dikabarkan bahwa Korban meninggal dunia yakni 13 orang dan 43 orang luka-luka.

Masih oleh Dedy, alumnus fakultas hukum ULM ini juga mengecam tindakan yang tidak berperikemanusiaan tersebut karena telah menyebabkan beberapa orang korban.

"PMKRI Banjarmasin menghimbau kepada masyarakat kota Banjarmasin agar tidak terprovokasi dengan aksi teror yang terjadi di Surabaya, dan tetap menjaga kerukunan antar umat beragama serta beraktivitas seperti biasa," tandasnya.

Ia juga mengajak masyarakat kota seribu sungai untuk waspada dan selalu koordinasi dengan pihak-pihak terkait.

"Kami harap Polri mengusut tuntas pelaku bom bunuh diri dan tidak takut terhadap teror karena masyarakat akan selalu bersama aparat," imbuhnya.

Pihaknya juga menghimbau kepada DPR  untuk mensahkan UU Terorisme yang sampai saat ini masih menggantung.

"Peran Badan Intelijen Negara perlu juga di soroti dalam hal ini agar tidak terkesan lalai," pungkasnya. (arum/puji/ayo)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only