Senin, 05 Februari 2018

Gadis ini Wakili Banua dipertemuan Nasional Perdamaian Kerukunan Antar Umat Beragama

Banjarmasin, BBCom - Mahasiswa adalah agen perubahan. Bagian dari pemuda dengan harapan menjadi generasi emas Indonesia. Banyak hal yang disiapkan mahasiswa dimasa mudanya, salah satunya mencari berbagai pengalaman. 
(Para Peserta IYC 2018 di Pantai Negeri Liang, Maluku Tengah/beritabanjarmasin.com)

Seperti Kurniati Fadillah, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini mengikuti kegiatan pemuda nasional yang bertajuk Interfaith Youth Camp (IYC) 2018. Agenda yang menghimpun pemuda dari 34 provinsi di Indonesia ini diadakan di Pantai Negeri Liang, Kabupaten Maluku tengah pada 24-30 Januari 2018 lalu.

Saat di hubungi pada (02/2), Nia sapaan akrabnya mengatakan bahwa belakangan ini sangat banyak isu tentang keberagaman dimedia sosial, dan hal ini cukup menjadi perhatian.

“Belakangam ini kita lagi rame membahas masalah keberagaman dan sempat viral tulisan mengenai warisan. Sebagai seorang pemuda saya kira saya pun mempunyai pendapat sendiri akan hal itu. Ketika mendapatkan info tentang IYC ini, saya rasa ini adalah waktu yang tepat untuk mengutarakannya,” kata mahasiswi angkatan 2013 tersebut.

Nia berhasil terpilih dapam 120 peserta yang di undang dari 2.440 pendaftar. Bukan hanya mewakili kampus saja, tapi juga mewakili pemuda Kalimantan Selatan. Selain Nia, juga ada Nur Muhammad mahasiswa FEB ULM yang juga terpilih mewakili kalsel. 

Acara ini dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Zeth Sahuburua disertai jamuan makan di kediamannya. [ri/ayo]

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only