Alpiya Rakhman Terima Aspirasi Warga Tanah Bumbu Terkait PJU Padam dan LPG Langka
BERITABANJARMASIN.COM - Tanah Bumbu — Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) dari Fraksi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), H. Muh. Alpiya Rakhman, S.E., M.M., melaksanakan kegiatan reses Masa Sidang II Tahun 2026 di Daerah Pemilihan (Dapil) Kalsel VI di Kabupaten Tanah Bumbu.
Kegiatan reses tersebut dilaksanakan pada 13 hingga 20 Mei 2026 dengan total 16 titik pertemuan yang tersebar di wilayah Batulicin dan sekitarnya. Reses ini menjadi momentum bagi Alpiya Rakhman untuk kembali hadir di tengah masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi dua arah guna menyerap aspirasi warga secara langsung.
Dalam pelaksanaannya, Alpiya Rakhman mengunjungi sejumlah desa dan menggelar dialog terbuka bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, hingga kelompok masyarakat lainnya. Berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat disampaikan secara langsung dalam pertemuan tersebut.
“Alhamdulillah, hari ini kami telah menyelesaikan reses dari tanggal 13 sampai 20 Mei 2026. Hari ini merupakan titik terakhir di Desa Sejahtera, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu,” ujar Alpiya Rakhman.
Ia menjelaskan, sejumlah keluhan masyarakat yang paling banyak disampaikan di antaranya terkait padamnya Penerangan Jalan Umum (PJU) yang menyebabkan kondisi perkampungan menjadi gelap pada malam hari.
“Keluhan masyarakat cukup banyak, di antaranya PJU yang mati sehingga beberapa kawasan menjadi gelap. Kemudian persoalan kelangkaan LPG yang pembagiannya dinilai belum merata sehingga masih banyak warga yang belum mendapatkan LPG, termasuk persoalan sampah dan lainnya,” jelasnya.
Selain itu, Alpiya juga menyoroti persoalan abrasi pantai yang terjadi di sejumlah wilayah dan dinilai perlu mendapatkan penanganan segera dari pemerintah terkait.
“Di beberapa tempat lainnya juga banyak persoalan abrasi pantai yang harus segera ditangani,” tambahnya.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, dirinya menegaskan akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait baik di tingkat provinsi maupun kabupaten agar permasalahan masyarakat dapat segera ditindaklanjuti.
“Kita akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait, baik lintas provinsi maupun kabupaten, agar berbagai persoalan yang disampaikan masyarakat dapat segera mendapat perhatian,” tegasnya.
Ia menambahkan, persoalan padamnya PJU hampir menjadi keluhan utama masyarakat di setiap titik reses yang dikunjunginya di wilayah Tanah Bumbu.
“Hampir rata-rata di setiap titik, persoalannya adalah padamnya PJU yang sampai hari ini masih membuat beberapa kecamatan di Tanah Bumbu gelap,” pungkasnya.(Adv)


Post a Comment