Pemprov Kalsel Serahkan Penghargaan Adiwiyata untuk 27 Sekolah | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Senin, 21 Desember 2020

Pemprov Kalsel Serahkan Penghargaan Adiwiyata untuk 27 Sekolah

BERITABANJARMASIN.COM - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Selatan memberikan penghargaan Adiwiyata kepada 27 sekolah tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Lanjutan Tingkat Atas se-Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Senin (21/12/2020).

Gubernur Kalsel, Sahbirin Noor, yang menyerahkan langsung penghargaan peduli lingkungan tersebut mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel terus berupaya menggelorakan kebersihan lingkungan mulai dari lingkup terkecil hingga menjangkau masyarakat luas.

“Jadi bisa dimulai dari hal yang kecil, namun berdampak terhadap lingkungan hidup kita sehari-hari, berdampak buat masyarakat luas,” kata Sahbirin.

Dia berharap penghargaan Adiwiyata sekolah memiliki manfaat dan bisa diaplikasikan secara terus-menerus dalam kehidupan sehari-hari oleh warga sekolahan se-Kalimantan Selatan.

“Semoga ini tidak sekedar penghargaan saja, namun bisa terus diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan tentu saja bisa jadi teladan bagi yang lain, karena kita ingin semua elemen masyarakat bergerak jaga kebersihan, Pemprov Kalsel juga berkomitmen dalam setiap pembangunan yang dilakukan berwawasan lingkungan,” ujar Sahbirin.

Sementara itu, Kepala DLH Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana, menjelaskan proses penilaian Adiwiyata tahun ini berlangsung lebih lama dibandingkan tahun sebelumnya karena pandemi Covid-19, sehingga sistem penilaian sebagian besar menggunakan aplikasi sebelum dilakukan verifikasi lapangan.

“Kondisi Covid-19 ini membuat gerakan kita jadi terbatas. Tetapi dengan filosofi dari kegiatan Adiwiyata ini kita terus berupaya meningkatkan kepedulian dan cinta warga sekolah terhadap lingkungan, semoga Adiwiyata ini juga bisa diresonansikan bagi masyarakat disekitar sekolah,” kata Hanifah.

Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini, lanjut Hanifah, DLH Kalsel melakukan penilaian Adiwiyata mulai dari perencanaan pihak sekolah, implementasi dari perencanaan, dan inovasi pengelolaan lingkungan hidup, serta melakukan monitoring.

Hanifah pun menekan bahwa penghargaan Adiwiyata sangat strategis sebagai stimulus untuk membangun karakter anak didik dalam mencintai lingkungan.

“Ketika pandemi Covid-19, mungkin ini jadi berbeda dibandingkan sebelum ada pandemi. Karena kita meminta buktinya bagaimana materi-materi pembinaan kecintaan terhadap lingkungan itu ada didalam bagian pembelajaran siswa,” tukas Hanifah. (MC Kalsel/Jml)

foto: mc prov kalsel

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner