Kisah Miris Kakek-Nenek yang Hidup di "Tengah Hutan" di Kalsel | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Rabu, 29 Juli 2020

Kisah Miris Kakek-Nenek yang Hidup di "Tengah Hutan" di Kalsel

BERITABANJARMASIN.COM – Menikmati usia senja dengan tertawa bahagia, melihat cucu-cucu riang yang lucu, melihat anak-anak yang sudah sukses, merupakan dambaan setiap orang. Sebab mereka menjadi lebih tenang di akhir hidupnya.

Namun tidak semua orang bisa menjadi demikian, masih ada banyak, terlebih di Indonesia, kakek/nenek tua yang masih harus bekerja, harus hidup dengan keterbatasan, dan masih banyak tanggungan.

Salah satu yang mengalami demikian adalah nenek Misrah. Wanita tua berusia 82 tahun yang tinggal di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Mirisnya lagi, suami nenek Misrah juga mengalami keterbatasan: pendengarannya tidak berfungsi. 
Mereka berdua tinggal di tengah hutan tanpa adanya aliran listrik dan air bersih, dengan kondisi yang serba kekurangan nenek Misrah dan suami harus tetap berjuang untuk kehidupan sehari-hari seperti mencari barang bekas dan menjual kayu bakar. 

Di usia yang senja itu harusnya mereka tinggal dengan layak, gizi yang terpenuhi, tempat tidur yang nyaman untuk mengistirahatkan badan mereka setelah seharian mencari nafkah, namun kenyataan berkata lain, mereka harus makan seadanya, tempat tidur yang tidak lagi layak, pakaian yang tidak lagi layak dipakai menjadi teman mereka sehari-hari. 

Mengetahui hal tersebut, Kepala Kantor wilayah Laznas LMI Perwakilan Kalimantan Selatan, Khoirul Nur Mustaqim, datang dan menjenguk nenek dan kakek tersebut.

“Alhamdulillah Laznas LMI bisa membantu, meski tidak seberapa, semoga bisa meringankan beban mereka,” ujarnya, Selasa (28/07/2020).

Sebagai bagian mengajak kepedulian, Khoirul, nama akrabnya, mengajak masyarakat untuk turun dan urun bersama untuk kebaikan nenek dan kakek.
 
“Kami Laznas LMI Kalimantan Selatan membuka donasi berupa sembako, pakaian, dan uang untuk membantu beliau. Rekening Partisipasi: BSM : 708 2604 191 An. Lembaga Manajemen Infaq.” Pungkasnya. (Humas LMI – Teguh Imami-082230627561)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only