Gelar Pertemuan Raja dan Sultan Melalui Dialog | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Sabtu, 21 September 2019

Gelar Pertemuan Raja dan Sultan Melalui Dialog


BERITABANJARMASIN.COM–Gelar pertemuan Raja dan Sultan melalui dialog kebudayaan dan seni budaya nusantara, yang diselenggarakan oleh Kementerian dalam negeri Republik Indonesia Direktorat Jenderal Politik dan pemerintah umum pada Kamis (19/9/2019) di Hotel Royal Jelita Banjarmasin.

Kegiatan ini dengan mengusung tema "Merawat Kebhinekaan, Merawat Indonesia, Menuju Indonesia Unggul" dihadiri oleh beberapa tokoh seperti  tokoh Raja, Sultan, Datu, Penglisir, Pemangku adat istiadat, Budayawan dan Ormas bidang kebudayaan di daerah.

Selain itu juga pertemuan ini dilaksanakan untuk mempererat persatuan. "Kita ini sudah merdeka tinggal kita bersatu, kebinekaan kita bahwa kita dari sabang sampai meroke itu berbeda-beda makanya kita punya simbol bhineka tunggal ika walaupun bermacam-macam ragam tetapi kita satu," ucap Sekretaris Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Didi Sudiana.

Ia juga mengatakan pertemuan ini  memberikan arti penting dalam memahami dan memberikan kesadaran akan khazanah ke-lndonesiaan. Sama seperti wilayah lainnya di Indonesia, Kalimantan Selatan dengan Kesultanan Banjar nya memiliki ragam budaya yang tinggi. 

Keharmonisan terbentuk berkat adanya toleransi yang kuat dalam seluruh stakeholder dengan sikap toleran dan penghormatan yang tulus. "Cita-cita dan tujuan NKRI kan ini jadi kita bersilaturahmi menyampaikan mereka punya adatnya sendiri sesuai keturunan, setelahnya dilanjutkan dengan difasilitasi oleh pemerintah dengan kemampuan yang ada," ujarnya

Sementara itu Sultan Khairul Saleh dalam sambutannya mengatakan 
kepada para pemimpin kepala daerah untuk jangan takut dengan para raja dan sultan, menurutnya Raja dan Sultan hanya dala rana budaya, berdasarkan dari pengalaman beberapa tahun yang lalu banyak kegiatan Kesultanan Banjar yang harus penuh perjuangan untuk melaksanakannya.

"Pernah panitia kesulitan mencari pinjaman pakai gedung milik pemerintah sehingga harus pinjam sebuah ruko untuk mengadakan lomba pantun bahasa Banjar," pungkasnya.

Ia berharap kedepannya kerjasama pemerintah daerah dan Kesultanan Banjar bisa lebih terjalin, khususnya kota Banjarmasin. Karena pada hari jadi kota Banjarmasin pada 24 September mendatang diambil dari momentum di dirikannya kesultanan Banjar oleh Sultan Suriansyah. (Fitri/Puji)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner