Ini Jawaban Aplikator atas Aspirasi Driver Online di Kalsel | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 16 Agustus 2019

Ini Jawaban Aplikator atas Aspirasi Driver Online di Kalsel

Ilustrasi: merdeka.com
BERITABANJARMASIN.COM -Forum Driver Online (FDO) Kalsel dan aplikator serta pihak terkait kembali mendatangi DPRD Kalsel untuk melakukan audiensi, perihal aspirasi FDO mengenai kesejahteraan driver.

Dalam agenda kedua ini mendengarkan kembali tuntutan awal melakukan dialog bersama untuk mencapai penyelesaian masalah.

Head Of Regional Corporate Affairs For East Indonesia (Gojek), Mulawarman mengatakan pada dasarnya komunikasi perlu dikuatkan lagi dengan informasi yang jelas, ada keterikatan komunitas untuk hadir dalam forum komunikasi yang diselenggarakan pihaknya.

"Kita berharap hal-hal teknis seperti yang dibahas ini bisa dipertanyakan langsung di internal. Tiap bulan kita adakan forum, bukan hanya membahas kebijkan manajemen tetapi juga aspirasi dari mitra," ujarnya.

Sehingga kata ia, jika ada hal teknis tersebut bisa didiskusikan bersama untuk perlu penyesuaian ke depannya sebelum memasuki forum besar seperti ini.

Disinggung juga dalam forum terkait alokasi order, mengenai hal ini dirinya mengatakan antara alokasi order dan driver prioritas merupakan dua hal yang berbeda. "Mereka berpikir ada sistem prioritas, padahal sebenarnya tujuan kita tetap konsumen mendapatkan yang terbaik dan juga untuk mitra. Prioritas itu sesuai dari driver sendiri melalui faktor indikasi lainnya, sampai akhirnya sistem ini berbeda dengan sistem prioritas," bebernya.

Dalam audiensi juga disampaikan terkait suspend, mengenai hal tersebut ia berpendapat bagi yang melakukan pelanggaran memang sejatinya akan mendapatkannya dan ini kata ia sudah diberitahukan sebagai bahan yang perlu diperhatikan driver. Setelah pelanggaran mereka juga akan mendapati notifikasi di aplikasinya.

"Selain mitra driver untuk menjaga keamanan dan kenyamanan konsumen, suspend ini sebagai edukasi bagi driver, mitra harus mengikuti standar dan aturan perusahaan yang sudah ada," urainya.

Di samping itu dikemukakannya aplikator sendiri selain memberikan dampak untuk kesejahteraan juga pengembangan skill. "Kami menginginkan driver naik kelas berjenjang, menjadi UMKM ke depannya," jelasnya.

Dampak sosial lain dari aplikator yakni diberikannya sebuah tempat belajar yang dinamakan "Bengkel Belajar Mitra" temanya diangkat sesuai aspirasi dari para driver. "Mereka ingin belajar wirausaha, bahasa akan diajarkan disini, kita melihat jangka panjangnya untuk keberlangsungan pendapatan mitra," paparnya.

Menanggapi informasi sebelumnya, dimana FDO merasa belum ada jawaban yang menemukan titik temu dari permasalahan yang ada, ia memberikan jawaban. "Kita transparan, sebelumnya juga telah menawarkan mediasi sebelum demo beberapa waktu lalu, intinya kita berharap komunikasi antara dua belah pihak bisa  diperkuat lagi," tandasnya. (maya/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only