Mengunjungi Kampung Buku, Wadah Para Pegiat Literasi di Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 19 Juli 2019

Mengunjungi Kampung Buku, Wadah Para Pegiat Literasi di Banjarmasin

KAMPUNG BUKU - Salah satu spot di Kampung Buku.
BERITABANJARMASIN.COM - Baru berdiri pada 10 Juli 2019, Kampung Buku yang bertempat di Jalan Sultan Adam Banjarmasin telah banyak dikunjungi. Apalagi di dalamnya, kita bisa membeli beragam buku. Ada beberapa toko buku dengan genre berbeda. 

Bisa nongkrong sambil beli buku.
Suasana diskusi di Kampung Buku.
Adapun tujuan dibangunnya tempat ini adalah untuk mengembalikan semangat literasi di Kalsel. Salah satu pegiat Kampung Buku, Reza Fahlevi menuturkan literasi di Kalsel cukup rendah apalagi sedikitnya toko yang memperjualbelikan buku. Sehingga hal ini membantu dalam membudayakan membaca.

Dikatakannya buku yang tersedia di tempat ini terbilang langka dan sulit didapat di tempat lain. Memasuki tempat ini kita akan menemukan empat toko buku yang berbeda yakni, Antasari Buku yang bergenre agama terkhusus Agama Islam, Tanda Petik Books bergenre sastra juga novel dan cerpen, Thalib Bookshop berisi buku tentang sejarah, sosial dan politik. Keempat, Sabuku yang genrenya mengenai kajian budaya lokal Kalimantan.

Di dalam tempat ini juga tersedia cafe yang diberi nama Kedai Matahari. Dilengkapi tempat nongkrong sekaligus untuk diskusi. "Kalangan sastrawan seniman juga para muda mudi sering mengunjungi tempat ini," ucap Reza, Kamis (18/7/2019).

Tempat ini buka setelah shalat Ashar sampai malam hari. Selain itu, dari alternatif literatur ini Reza berharap kedepannya dapat membuka kelas mengajar seperti menulis yang pengajarnya dari pemilik empat toko buku tersebut. "Iya kami berkeinginan nantinya bisa membuka kelas diskusi seperti menulis novel, cerpen, teater, sastra, kebangsaan dan lainnya," ucap dosen ULM ini. (maya/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only