Kadishut Kalsel: Pemulihan DAS Beri Manfaat Sosial bagi Masyarakat | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Selasa, 02 Juli 2019

Kadishut Kalsel: Pemulihan DAS Beri Manfaat Sosial bagi Masyarakat


BERITABANJARMASIN.COM - Kepala Dishut Pemprov Kalsel, Hanif Faisal Rofiq berharap dengan pemulihan daerah aliran sungai (DAS), dapat turut menggerakkan perekonomian di kawasan sekitar.

Ini disampaikannya dalam Lokakarya Gerakan Nasional Pemulihan DAS, Selasa (2/7/2019) di salah satu hotel berbintang di Banjarmasin. "Semoga juga bisa memperkokoh ketahanan pangan masyarakat setempat," katanya.

Upaya penanganan pemulihan kerusakan hutan dan lahan di wilayah kerja BPDASHL Barito, kata dia, telah dilakukan sejak tahun 1990-an hingga saat ini. Bersama-sama Pemda melalui Dinas Kehutanan Kalimantan Selatan berikut jajarannya, termasuk di dalamnya KPHP maupun KPHL.

Upaya itu untuk mewujudkan perbaikan lingkungan seperti penanggulangan bencana alam, banjir, tanah longsor, dan kekeringan secara terpadu, transparan, dan partisipatif, sehingga sumber daya hutan dan lahan dapat difungsikan secara optimal.

Untuk menjamin keseimbangan Lingkungan, tata air DAS serta memberikan manfaat sosial ekonomi (bisnis) yang nyata bagi masyarakat
Kalimantan Selatan.

Berdasarkan data Rencana Teknik Rehabilitasi Hutan dan Lahan (RTKRHL) DAS tahun 2014 menunjukkan bahwa sasaran kegiatan RHL pada DAS Barito adalah seluas 1741.519 Ha, sasaran tersebut merupakan prioritas I. sedangkan untuk prioritas II adalah seluas 1.789.963 Ha pada tahun 2019.

Satuan Kerja Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung Barito (BPDASHL Barito) dialokasikan target pembuatan tanaman RHL dalam rangka pemulihan DAS tersebut seluas 8.300 ha sebagai bagian dari target nasional.

Adapun pelaksana RHL tersebut melalui tender kontrak tahun jamak atau multiyears pada tahun 2019 sampai 2021 meliputi KPH Balangan, KPH Hulu Sungai, KPH Kayutangi, KPH Tanah Laut dan KPH Pulau Laut Sebuku.

Beberapa jenis tanaman yang dirancang untuk ditanam terdiri dari, jenis kayu-kayuan, buah-buahan, meranti, keruing, sengon, karet, kayu kuku, beringin, pulai, jabon, kayu manis, kayu putih, bambu, jengkol, durian, kemiri, aren, cempedak, langsat, mangga, nangka, pampakin, petai, rambutan, kopi dan rotan.

Maksud kegiatan lokakarya nasional ini adalah mengutamakan kegiatan bisnis komoditi kehutanan di sektor hulu, melalui kegiatan RHL pemulihan DAS di Provinsi Kalimantan Selatan sehingga diharapkan terstrukturnya roadmap bisnis per jenis komoditi yang lestari guna menunjang perekonomian daerah.

"Dengan mempertemukan para stakeholders bisnis, komoditi kehutanan dengan mempertimbangkan optimalisasi kegiatan RHL pemulihan DAS di Kalimantan Selatan," paparnya. (fitri/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only