COVER STORY: Empat "Jurus" Inovasi Pemkot Banjarmasin di 2019 | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

VIDEO BERITA

Senin, 17 Juni 2019

COVER STORY: Empat "Jurus" Inovasi Pemkot Banjarmasin di 2019

TAHUN ini berbagai program dan pembangunan infrastruktur dilakukan Pemkot Banjarmasin untuk menambah pelayanan kepada masyarakat Banjarmasin. Setidaknya ada empat inovasi yang mulai dicetuskan tahun ini, apa saja sih? 

BUS MINI TRANS BANJARMASIN

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Banjarmasin berencana meluncurkan 10 unit Bus Mini Trans Banjarmasin, Oktober 2019. Lengkap dengan teknologi GPS dan dikoneksikan secara daring.
Ilustrasi: sewaelfjakarta
Kepala Dishub Banjarmasin, Ichwan Noor Chalik menjelaskan, anggaran Rp3 miliar telah disiapkan untuk merealisasikan alat transportasi publik untuk masyarakat Kota Baiman tersebut. 

Bus bakal beroperasional pada dua koridor, yakni dari Terminal Km 6 ke Pasar Antasari dan Jembatan Alalak. "Insya Allah Oktober kita launching 10 bus mini," bebernya kepada BeritaBanjarmasin.com usai halal bihalal di Balai Kota, (10/6/2019).

Ichwan menyampaikan hal itu merupakan salah satu bentuk upaya Pemkot Banjarmasin melalui Dishub untuk meremajakan kurang lebih 100 taksi kuning (angkot) yang kini mulai menurun peminatnya.

Kendati demikian, taksi kuning juga sebagian dipertahankan dan dimodifikasi untuk angkutan gratis bagi pelajar umum dan difabel.

Para sopir taksi kuning yang memenuhi syarat bisa direkrut sebagai sopir Bus Trans Mini Banjarmasinnantinya, seperti yang telah dilakukan pada pengoperasionalan taksi angkutan pelajar ceria. "Kabar gembiranya, mereka berkesempatan direkrut sebagai sopir Bus Trans Mini Banjarmasin," tegas dia.

RESTORAN APUNG BERDAYAKAN PKL

Rencana pembangunan restoran apung di depan Halaman Balai Kota Banjarmasin ada pada tahap pembuatan pondasi restoran. Juni 2019 diprediksi bakal mulai dibangun kerangka restoran.
Ilustrasi: flotkusabung
Hal itu disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UMKM ketenagakerjaan, Priyo Eko Suwono bahwa terbatasnya dana yang disiapkan untuk pembangunan restoran apung tersebut dikarenakan tidak menggunakan dana APBD murni. 

Jadi tak bisa langsung diselesaikan namun harus bertahap sesuai ketersediaan dana yang ada. "Karena keuangannya dari koperasi yang mampu, jadi dananya pun tidak sebanyak kalau dananya dari APBD," ujarnya kepada beritabanjarmasin.com, (12/6/2019).

Priyo kembali mengatakan bahwa pembangunan restoran apung tersebut, dilakukan secara berkala dan terus menerus, agar bisa selesai sesuai target yang diharapkan. Ia pun berharap agar pekerjaan pembangunan kerangka restoran apung tersebut, bisa terlihat pada akhir Juni 2019 nanti.

Menurutnya dengan dana Rp595 juta saat ini yang telah digunakan untuk pengadaan tongkang sebesar Rp340 juta tersebut, serta membayar para pekerja harian, ditarget rampung tahun ini, minimal soft opening bisa dilakukan sebelum Hari Jadi ke-493 Kota Banjarmasin September mendatang.

Ia pun berharap dengan berdirinya restoran apung tersebut, maka tidak ada lagi PKL yang berjualan di depan Balai Kota, yang direncanakan akan ditarik untuk berjualan di restoran apung nantinya. 

TAMAN EDUKASI BERBASIS DIGITAL

Wali KotaBanjarmasin tandatangani MoU kerja sama bersama PT Java yang akan membangun Taman Edukasi di depan lahan Duta Mall Banjarmasin seluas 70 x 11 meter, (14/6/2019). Delapan Videotron pun disiapkan.

Pembuatan Taman Edukasi rencananya dilengkapi internet gratis, plus skema membuang sampah pada tempatnya yang berbasis teknologi smart city.

Direktur PT Java, Ali Mutaqin, mengatakan penandatangan kerja sama tersebut merupakan awal kolaborasi bersama Pemkot Banjarmasin dalam mempercantik kota.

Ali kembali mengatakan dengan anggaran sekitar Rp3 miliiar pihaknya membuat taman berbasis digital. Berkesesuaian dengan progam smart city. Dengan membuang sampah pada tempatnya, akan mendapatkan fasilitas wifi gratis, sehingga diharapkan menjadi daya tarik sendiri bagi warga Banjarmasin. "Insya Allah tahun ini kami akan memulai pembuatan taman itu," ucapnya kepada beritabanjarmasin.com.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina menyambut positif rancangan yang diberikan pihak PT Java dalam membuat taman edukasi sehingga bisa menjadi destinasi wisata terbaru.

Ibnu juga mengatakan dengan masuknya investor dalam perancangan pembuatan taman tersebut diharapkan bisa menambah pendapatan asli daerah (PAD) Banjarmasin. "Saya harap dengan kerjasama ini bisa meningkatkan PAD kita," katanya.

Ada 19 aset pemkot yang sudah dikerjasamakan bersama investor, sehingga bisa memacu kembali para pengusaha di Banjarmasin ikut serta dalam pembangunan infrastruktur daerah.

1 AGUSTUS 2019, RS SURIANSYAH DICOBA DIBUKA

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menegaskan, akan mencoba membuka RSUD Sultan Suriansyah 1 Agustus 2019. Ini sebagai "pemanasan" sebelum nantinya resmi dibuka 24 September 2019 oleh Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina.

Bahkan pihaknya menyiapkan 100 tempat tidur pasien untuk soft launching rumah sakit pertama milik Pemkot Banjarmasin itu. "Memang semula 30 buah, namun kami analisa lagi dan bisa jumlah tempat tidur bisa ditambah," urainya, (28/5/2019).

Dipaparkannya, dengan komposisi empat dokter spesialis, dan asumsinya satu dokter menangani 10 pasien, otomatis kalau cuma 30 tempat tidur akan tidak mencukupi. Sehingga telah diusulkan agar ditambah. "Nanti kami adakan soft launching awal Agustus 2019," tegas Machli.

Mengapa lebih cepat dari rencana awal? Menjawab itu, Machli menguraikan, bahwa itu dilakukan untuk melihat sejauh mana operasional berjalan. Dari sana bisa terlihat, apa saja kekurangan yang harus dibenahi. Sehingga saat diresmikan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banjarmasin, sudah lebih baik.

Ia pun meyakinkan, pada tahun 2020-2021, RSUD Sultan Suriansyah akan semakin berkembang dengan mengadakan poliklinik VIP. Dengan begitu pasien poliklinik tersebut dapat memilih dokter yang mereka inginkan.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina turut memberi saran. Ia mewanti-wanti, sebelum dibuka, Dirut RSUD Sultan Suriansyah serta Kepala Dinas Kesehatan Banjarmasin harus memastikan pelayanan yang akan dioperasionalkan. "Memang perlu disiapkan," kata Ibnu. (BeritaBanjarmasin.com)

Jurnalis: Arum

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only