BEM ULM Sampaikan Aspirasi Soal UKT ke Petinggi Kampus | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Kamis, 27 Juni 2019

BEM ULM Sampaikan Aspirasi Soal UKT ke Petinggi Kampus


BERITABANJARMASIN.COM - Mahasiswa dari beberapa fakultas yang tergabung dalam Ormawa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin melangsungkan audiensi dengan petinggi kampus di Gedung Rektorat ULM, Rabu  (26/6/2019).

Hal ini merupakan usulan mahasiswa ULM mengenai kejelasan SK Rektor Nomor 261. Dimana SK Nomor 547 isinya mengenai potongan UKT (Uang Kuliah Tunggal) sebesar 50 persen yang ingin dicabut untuk dilakukan revisi.

SK Nomor : 261/UN8/KU/2018 tentang Perubahan Atas Surat Keputusan Rektor Nomor 547/UN8/KU/2017 Tentang Pemberian Keringanan UKT dan/atau Penetapan Ulang Pemberlakuan UKT dan Tarif Maksikmal Cuti Akademik Mahasiswa Jenjang S1 dan Jenjang D3 di Lingkungan Universitas Lambung Mangkurat.

Ketua BEM ULM, Taufik Hidayat menuturkan gerakan (audiensi) yang dilakukan merupakan penyampaian aspirasi perwakilan mahasiswa atas keluh kesahnya terhadap pencabutan SK ini. "Dengan dilakukan audiensi kami mendapatkan kejelasan dan ditanggapi dengan pimpinan yang diwakilkan Muhammad Fauzi sebagai Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan dan alumni," paparnya.

"Selanjutnya kami akan melakukan audiensi kembali bersama dengan semua pimpinan fakultas, bersama pak Rektor yang dilaksanakan paling lambat tanggal 3 Juli tujuannya untuk menindaklanjuti SK Nomor 547 yang tadi rencananya direvisi dan dicabut," jelasnya.

Wakil Rektor ULM, Muhammad Fauzi menjelaskan keputusan itu karena ada temuan dari tim Irjen, bahwa SK 547 untuk mahasiswa semester 8 diturunkan UKT 50 persen tidak sesuai dengan aturan keuangan negara. "Penurunan UKT itu dimungkinkan hanya atas dasar alasan ekonomi dan per kategori 1-5 itu boleh diturunkan misal dari 5 ke 3 tapi tidak boleh dipangkas rata 50 persen," paparnya.

Disampaikannya pada audiensi tersebut mahasiswa menghendaki pengurangan UKT tetap sekitar 50 persen. "Kita tawarkan bisa dikurangi tetapi berdasarkan alasan ekonomi dan ini dari masing-masing mereka sendiri mengajukan," tandasnya. (maya/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner