Hadir di Banjarmasin, Ini Kata Ketua KPI Pusat Soal Kegaduhan Informasi | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Sabtu, 30 Maret 2019

Hadir di Banjarmasin, Ini Kata Ketua KPI Pusat Soal Kegaduhan Informasi

Harsiarnas di Banjarmasin

BERITABANJARMASIN.COM - Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Yuliandre Darwis berujar, kegaduhan informasi sekarang ini cenderung dibuat di media sosial.

Hal ini disampaikannya langsung kepada BeritaBanjarmasin.com, Sabtu (30/3/2019) usai pembukaan Hari Siaran Nasional atau yang disingkat Harsiarnas di Hotel G'Sign Banjarmasin. 

"Kegaduhan yang sekarang terjadi (cenderung) di media sosial bukan media mainstream," ucapnya.
Yuliandre meminta, jika di lapangan ditemukan media mainstream (televisi dan radio) ikut membuat kegaduhan dalam informasi, agar dicatat dan dilaporkan kepada KPI untuk ditindaklanjuti. 

"Silakan catat dan laporkan kepada KPI," tegasnya.
Dirinya juga mengklaim KPI telah melakukan pengawasan terhadap penyiaran dengan baik. Saat ini, paparnya, banyak instrumen di media sosial tidak ada regulasi di dalamnya. Sedangkan media mainstream seperti televisi dan radio sudah diawasi oleh KPI.

Dengan adanya regulasi yang baik dari KPI dirinya yakin media akan menyiarkan dengan baik. "Sebagai contoh ketika kondisi bencana, media apa yang bisa dipercaya? Yakni media mainstream seperti televisi dan radio," paparnya.

Sampai saat ini Yuliandre mengaku KPI telah mengawasi sebanyak 1.500 radio, 1.100 stasiun televisi dengan jenis-jenis 800 stasiun TV lokal, 16 induk jaringan nasional dan 379 berlangganan telah diawasi dengan baik. "Sampai saat berjalan dengan baik," ucapnya.

Terkait etika jurnalistik, dirinya berujar KPI tidak bisa berdiri sendiri sehingga harus menggandeng Dewan Pers untuk menilai apakah itu berimbang atau tidak. "Apakah ini partisipan atau tidak. Hal ini harus dipahami dengan bijak," tandasnya. (puji/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only