Medsos Rawan Penyebaran Hoax, Polisi: Jadilah Warganet yang Cerdas | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Kamis, 29 November 2018

Medsos Rawan Penyebaran Hoax, Polisi: Jadilah Warganet yang Cerdas

BANJARMASIN, BBCOM - Kepala Bidang Humas Polda Kalimantan Selatan AKBP Mochamad Rifai mengajak masyarakat Kalsel untuk bijak dalam mengambil dan menyebarkan informasi di media sosial (medsos) sebagai instrumen untuk membangun kerjasama alih-alih perpecahan.



"Penggunaan media sosial di Kalsel akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan dengan saling melontarkan kebencian dan cenderung provokatif untuk menyudutkan pihak lain," kata AKBP Mochamad Rifai saat menjadi pembicara dalam Kegiatan Pengembangan Organisasi / Lembaga Keagamaan tahun 2018 di Hotel Roditha Banjarmasin, Rabu (28/11/2018).


Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel Abdul Haris Makkie diwakili Staf Ahli Gubernur Heriansyah dan Fadli Mansyur dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kalsel itu dalam rangka mewujudkan masyarakat bijak bermedia sosial dan menyukseskan pileg dan pilpres 2019 yang aman, damai, dan sejuk.


Rifai menerangkan, sudah banyak masyarakat yang harus berurusan dengan pihak berwajib hanya karena memposting dan menyebarkan video, gambar dan tulisan melalui media sosialnya.


"Jadi jangan macam-macam, karena pelanggaran di media sosial bisa dijerat dengan UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)," beber Rifai.


Menurutnya, kunci utama melawan berita hoaks yang berkembang pesat saat ini adalah akal sehat. Itu bisa mengingatkan setiap individu untuk tidak cepat percaya pada informasi yang beredar.


"Generasi muda harus mampu berpikir kritis terhadap semua konten yang ada di media digital sehingga menjadi warganet yang cerdas," pungkasnya. (edoz/sip) 

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
Banner iklan disini