Hamid, Caleg Muda PKS Banjarmasin, "Bertarung" untuk Akomodir Aspirasi Generasi Milenial | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Senin, 12 November 2018

Hamid, Caleg Muda PKS Banjarmasin, "Bertarung" untuk Akomodir Aspirasi Generasi Milenial

BANJARMASIN, BBCOM - Abdul Hamid (23), mahasiswa Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjari mencoba terjun berjuang di dunia politik. Apa alasan dia maju sebagai calon legislatif (caleg) PKS untuk DPRD Banjarmasin?



Selama menempuh pendidikan sarjana di Uniska, Hamid sudah aktif di berbagai kegiatan dan organisasi sosial. Bahkan saat ini ia didapuk menjadi Ketua Ikatan Mahasiswa Kangean (Imaka) Kalsel.


Hamid saat ini juga disibukkan menggalang suara anak muda serta warga lain di daerah pemilihan (dapil) 1 Kecamatan Banjarmasin Tengah untuk mendukung dan memenangkan dirinya menjadi wakil rakyat pada Pemilu 2019 nanti. "Sebenarnya cita-citaku ingin mengakomodir dan menyuarakan uneg-uneg dan harapan para pemuda di Banjarmasin. Selain itu untuk menyejahterakan warga kurang mampu agar dapat perhatian lebih dari pemerintah," kata mahasiswa semester VII itu saat berbincang santai dengan BeritaBanjarmasin.com, Minggu (11/11/2018).


Hamid yang merupakan warga Kelayan A, Gang Sejiran, Banjarmasin Tengah bertarung sebagai caleg dari PKS dengan nomor urut 4 dapil 1 yang meliputi kelurahan Kelayan luar, Pekapuran laut, Sungai Baru, kampung Gedang, kampung Melayu Sebrang Mesjid, Antasan besar, Pasar Lama, teluk Dalam, Mawar, Kertak Baru Ulu , Kertak Baru Ilir.


Dipilihnya dapil 1 untuk berangkat sebagai caleg tentunya tidak tanpa alasan. Karena, selama ini kolega dan teman Hamid banyak yang tinggal di daerah tersebut. Selain itu, ia bersama keluarga besarnya tumbuh dan tinggal di Banjarmasin Tengah. "Nantinya kalau terpilih jadi wakil rakyat tetap akan mengakomodir semua kepentingan warga Banjarmasin," janji aktivis PKS Muda itu sambil tersenyum.


Hamid menceritakan, ketika berinteraksi langsung dengan warga, ia sering mendengar berbagai keluhan dari masyarakat mulai masalah PDAM, dan pelayanan pemerintah lainnya. “Sehingga itu lah membuat saya menjadi lebih termotivasi untuk berani maju di dapil 1. Padahal dapil 1 merupakan dapil neraka bagi sebagian politisi di Banjarmasin loh,” tutur pemuda yang kesehariannya sebagai petugas ledeng (PDAM) ini.



Dunia politik bagi putra pertama pasangan Matsari dan Fatimah itu bukan hal baru. Selain karena dirinya merupakan anggota aktif PKS Muda, ia juga merupakan didikan dari tetua PKS Banjarmasin yang juga menjadi anggota dewan DPRD Kota Banjarmasin, Ustadz Mathari.


"Saya benar - benar ingin membuat perubahan, sesuai arahan dari Pak Ustad Mathari, anak muda harus bisa, harus berani," tegas pemuda yang akrab dipanggil Memed ini.


Majunya Abdul Hamid sebagai caleg PKS dibenarkan Ketua DPD PKS Banjarmasin, Hendra. Menurutnya, dalam Pemilu 2019, PKS akan mengusung para kader dan kawula muda yang ingin nyaleg. "Banyak memang para caleg muda yang berprestasi dan diyakini bisa mendapat suara banyak nantinya. Salah satunya si Hamid yang selama ini merupakan pemuda kreatif kita," pungkas Hendra. (edoz/sip) 

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
Banner iklan disini