"Perwali Effect", Bakul Purun Kembali Hits di Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Rabu, 31 Oktober 2018

"Perwali Effect", Bakul Purun Kembali Hits di Banjarmasin

Pengerajin bakul purun yang ada di Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Beragam upaya dilakukan Pemkot Banjarmasin menuju smart city. Seperti penerapan larangan penggunaan kantong plastik di toko modern maupun tradisional. Efeknya, kerajinan bakul purun kembali naik daun sebagai alternatif.

Tas belanja yang terbuat dari daun purun tersebut berhasil menyedot para pengunjung event lokakarya nasional penangan sampah padat di kawasan regional perkotaan dan destinasi pariwisata baik berasal dari luar daerah maupun mancanegara.

Pameran bakul purun yang dibuat langsung  oleh acil acil (ibu-ibu) perajin dari Rumah Kreatif, memberi warna tersendiri. Menurut Humas Rumah Kreatif Riski Zainal meski terbilang sulit dalam bahan utama pembuatan bakul yaitu purun namun permintaan bakul ramah lingkungan tersebut semakin tinggi.

Apalagi adanya Perwali Nomor 18/2016 tentang Pelarangan Penggunaan Kantong Plastik, membuat pangsa pasar bakul purun semakin meluas dan meningkat tajam hingga 1000 bakul per bulannya. "Produksi bakul meningkat meski bahan bakunya agak sulit ditemukan di Banjarmasin," tuturnya kepada wartawan BeritaBanjarmasin.com, Rabu (31/10/2018).

Selain ramah lingkungan, juga memberikan lapangan kerja terutama bagi acil-acil yang berjumlah delapan orang berasal dari Mantuil, Kota Banjarmasin.

Sebagai informasi, kebijakan larangan kantong plastik yang dicanangkan oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina belakangan menjadi sorotan dari level nasional hingga internasional. Apalagi kebijakan ini, merupakan gebrakan yang positif. (arum/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only