Pulihkan Trauma Korban Gempa, BKO Polda Kalsel Gelar Trauma Healing | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Senin, 17 September 2018

Pulihkan Trauma Korban Gempa, BKO Polda Kalsel Gelar Trauma Healing

Program Trauma Healing yang dilaksanakan oleh Polda Kalsel/beritabanjarmasin.com

LOMBOK, BBCOM - Gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga kini masih membuat masyarakat terdampak mengalami trauma. Tidak hanya orang dewasa, goncangan psikis juga sangat dirasakan oleh anak-anak.

Berbagai Pihak terus bahu-membahu melakukan pemulihan terhadap kondisi psikis para korban tersebut. Pemulihan trauma dilakukan oleh tim dari pemerintah maupun beberapa instansi yang terjun langsung ke Lombok.

Seperti yang dilakukan oleh Tim Psikologi (Ro SDM) bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Dokkes) Polda Kalsel saat menggelar kegiatan program Trauma Healing NTB Bangkit setelah bekerjasama dengan Kementerian Pariwisata dan Dinas Pariwisata NTB, Minggu (16/9/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan di depan Masjid Agung Baiturrahman, Gili Trawangan, Lombok Provinsi NTB ini juga dihadiri Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Arief Yahya.

Tim Psikologi bersama Bidang Kedokteran dan Kesehatan Polda Kalsel/beritabanjarmasin.com
Dalam kegiatan tersebut sangatlah tampak kegembiraan di wajah anak-anak korban bencana gempa, serta kedekatan tim Biddokkes dan Psikologi Polda Kalsel dengan masyarakat dan anak-anak korban gempa. Trauma Healing itu juga diisi dengan berbagai macam permainan, diskusi kelompok serta juga siraman rohani.

Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Z Hakim, mengatakan trauma healing sangatlah penting untuk diatasi, melihat banyak dari korban bencana alam mengalami trauma dan ketakutan yang berlebih ketika mendengar suara-suara yang menyerupai gaung, getaran, atau semacamnya.

Trauma healing sendiri diutamakan pada anak-anak dan remaja, yang biasanya mengalami trauma paling kuat, baik stres maupun depres,” kata dr Erwin dalam keterangan tertulisnya yang diterima BeritaBanjarmasin.com, Minggu (16/9/2018) malam.

Diharapkan, trauma healing yang dilakukan petugas BKO (Bawah Kendali Operasi) Operasi “Aman Nusa ll-2018” Polda Kalsel itu dapat memberikan edukasi tentang gempa namun tetap dengan suasana ceria. "Semoga hal kecil yang anggota berikan ini dapat sedikit membantu menerangkan untuk menemukan pelangi setelah hujan," ucap polisi asli Surabaya tersebut

Selain itu, pihaknya terus memberikan pelayanan pengobatan secara gratis kepada pada pengungsi, mengingat saat ini cuaca sedang tidak menentu, sehingga tidak jarang dari pengungsi yang terkena berbagai macam penyakit. “Melihat cuaca seperti ini, pengungsi mudah terkena penyakit, terutama penyakit infeksi saluran pernapasan, sakit kepala, detak jantung cepat, sesak napas dan masalah pencernaan,” tandas. (edoz/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
Banner iklan disini