Orang Kaya Jangan Pakai Gas Elpiji Bersubsidi | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Selasa, 18 September 2018

Orang Kaya Jangan Pakai Gas Elpiji Bersubsidi

Ustadz Muhammad Taslimurrahman, Lc/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Di beberapa daerah, termasuk di Kalsel sudah beredar imbauan dari pemerintah daerah kepada masyarakat non miskin agar tak menggunakan Elpiji 3KG bersubsidi. Lalu bagaimana dalam pandangan Islam?

Pendakwah, sekaligus kepala sekolah di salah satu sekolah Islam di Banjarmasin, ustadz Muhammad Taslimurrahman, Lc mengungkapkan bahwa yang pertama harus dilihat dari standar miskin itu bagaimana.

"Dilihat dulu standar miskin itu bagaimana. Kalau dari Badan Pusat Statistik (BPS) banyak kriteria yang menentukan," tuturnya kepada BeritaBanjarmasin.com, Senin (17/9/2018).

Seseorang dikatakan miskin jika termasuk ke dalam 14 kategori standar Badan Pusat Statistik (BPS). Begitu pula dalam Islam. "Kalau dalam kitab fiqih itu biasanya lebih umum, seseorang dikatakan miskin jika misalkan seseorang mempunyai keperluan Rp500.000 sedangkan penghasilan Rp350.000," paparnya.

Terkait edaran yang disampaikan oleh pemerintah daerah, ustadz Taslim berujar bahwa edaran tersebut bisa dikatakan belum mengikat masyarakat dan masih bisa dilanggar kalau tidak ada sanksi. "Alangkah baiknya seseorang yang masuk kategori mampu untuk tidak memakai gas bersubsidi," imbaunya. (puji/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only