Bidokkes Polda Kalsel Fogging Perumahan Warga AMD Permai | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Rabu, 19 September 2018

Bidokkes Polda Kalsel Fogging Perumahan Warga AMD Permai

Tim Fogging Bidokkes Polda Kalsel melakukan pengasapan di wilayah Komp AMD Permai, Alalak Utara Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Bidokkes) Polda Kalsel menggelar pengasapan (fogging) menyasar rumah padat penduduk di Jalan HKSN Komplek AMD Permai, Alalak Utara, Banjarmasin Utara, Selasa (18/9/2018).

Sebelum beraktivitas, tim fogging Biddokkes Polda Kalsel memeriksa kelengkapan alat pengasapan, kemudian dilanjutkan berjalan kaki menyusuri lorong-lorong rumah. Tim fogging yang beranggotakan empat orang itu juga mengasapi selokan dan sudut rumah yang banyak bersarang jentik nyamuk di tiga RT yang ada di Komplek AMD Permai.

Paur Pusdik Biddokkes Ipda Supriadi, SAP selaku ketua tim fogging mengatakan pihaknya mendapat informasi ada warga di Komplek AMD Permai Blok A13 RT23 Kelurahan Alalak Utara terkena DBD. Bahkan, warga itu meninggal dunia setelah dibawa ke Puskesmas terdekat. Dari informasi tersebut, pihaknya kemudian melakukan pengasapan. "Warga di sini melapor ke kita. Jadi, kita ke sini menyemprot rumah warga," kata IPDA Supriadi kepada BeritaBanjarmasin.com.

Fogging Biddokkes Polda Kalsel itu juga mendapat atensi warga setempat. Bahkan warga membantu petugas untuk menyemprot rumah-rumah warga yang tinggal di lorong padat penduduk dengan konsentrasi penyemprotan di dalam rumah, kamar serta ruang keluarga dan teras, pekarangan dengan cairan cynaps dengan takaran sesuai dosis per hektare.

"Alhamdulillah kita tentu berterima kasih kepada polisi dari Polda Kalsel yang telah merespon dengan cepat permohonan pengasapan di wilayah kami setelah salah satu warga di sini meninggal dunia karena DBD," ungkap Suhrawi, warga RT23 Kelurahan Alalak Utara.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi Tribrata Kalsel, Kabid Dokkes Polda Kalsel AKBP dr Erwinn Z Hakim, menjelaskan bahwa fogging akan lebih efektif jika dilakukan tiga bulan sekali, hal itu untuk mengantisipasi agar nyamuk tidak memiliki imun sehingga kebal terhadap obat fogging. “Periodenya paling cepat tiga bulan supaya nyamuknya tidak imun kalo obatnya terlalu sering digunakan nanti nyamuknya imun dan harus diganti obat solusinya,” tutur dr Erwin.

Selain melakukan pengasapan, Tim Biddokkes Polda Kalsel juga melakukan edukasi ke warga
warga AMD Permai RT25, RT21 dan RT23 tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan. (edoz/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
Banner iklan disini