16 Mahasiswa Mancanegara Pamitan ke Wali Kota Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Sabtu, 15 September 2018

16 Mahasiswa Mancanegara Pamitan ke Wali Kota Banjarmasin

Mahasiswa pertukaran pelajar program AIESEC berpamitan dengan Wali Kota Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Enam belas mahasiswa mancanegara pertukaran pelajar dalam program Association Internationale des étudiants en Sciences Economiques et Commerciales (AIESEC), Jumat (14/9/2018), berpamitan dengan Wali Kota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Mereka telah selesai menjalankan tugasnya dalam program pertukaran pelajar dan akan kembali ke negara asal masing-masing.

Dalam pertemuan di Ruang Rapat Berintegrasi, Balai Kota Banjarmasin, para mahasiswa tersebut menyatakan terimakasih kepada Wali Kota Banjarmasin dan jajaran Pemkot Banjarmasin yang telah menerima mereka dengan baik.

Pada kesempatan tersebut, mereka juga mengungkapkan beragam pengalaman didapatkan selama berada di kota seribu sungai.
Rata-rata pengalaman yang mereka dapatkan di kota ini adalah pengalaman yang berkesan.
Salah satunya adalah tentang keramahan budaya dan masyarakat kota ini terhadap para pendatang.

H Ibnu Sina mengatakan, semua pengalaman yang didapat para mahasiswa tersebut, nantinya akan menjadi bahan masukan bagi Pemkot Banjarmasin untuk lebih memajukan kota ini.

“Selamat kembali ke negara masing-masing, salam untuk keluarga. Dengan meninggalkan kota ini, saya harap bukan berarti melupakan kota ini. Saya atas nama Wali Kota Banjarmasin menyatakan terimakasih, mudahan Banjarmasin menjadi kota yang lebih maju lagi,” katanya.

Seluruh mahasiswa tersebut, kemudian diberi piagam penghargaan Wali Kota Banjarmasin atas kontribusi sebagai relawan dalam isu lingkungan di Kota Banjarmasin. Penyerahan piagam tersebut dilakukan langsung oleh H Ibnu Sina.

Mahasiswa mancanegara tersebut mendapatkan piagam penghargaan dari Wali Kota Banjarmasin/beritabanjarmasin.com
Sekadar mengingatkan, 9 Agustus lalu, 16 orang mahasiswa dari Jerman, Perancis, Kazakstan, Mesir, Vietnam, Belgia dan Maroko, datang ke kota berjuluk seribu sungai.

Kedatangan mereka ke kota ini sebagai peserta pertukaran pelajar dalam proyek lingkungan dan pendidikan, yang dilaksanakan oleh AIESEC di Universitas Lambung Mangkurat (ULM).

Selain melakukan penggalian informasi tentang kegiatan pengelolaan sampah yang telah berhasil dilaksanakan Pemkot Banjarmasin, di kota ini mereka juga melaksanakan program pendidikan berupa melaksanakan kegiatan mengajar di beberapa sekolah.

AIESEC sendiri merupakan organisasi internasional untuk para pemuda, dan mengupayakan pengembangan bakat kepemimpinan. Organisasi ini mempunyai visi pengembangan kepemimpinan para pemuda serta menjadi ambassador di luar negeri untuk kegiatan sosial. Selain itu juga berpartisipasi pada Global Learning Environment. (arum/sip)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only