Ini Tanggapan Jukir Tentang Parkir Online | Berita Banjarmasin | Berita Kalimantan Selatan | Media Online Banjarmasin

Kamis, 28 September 2017

Ini Tanggapan Jukir Tentang Parkir Online


BANJARMASIN, BBCOM - Penerapan parkir online yang baru saja diuji coba oleh Pemkot Banjarmasin di kawasan Pasar Sudi Mampir dan Sentra Antasari mendapat reaksi dari para Juru Perkir (Jukir).

Salah seorang Jukir Pasar Sudi Mampir, Salmani mengatakan, penerapan parkir on line ditakutkan dapat memperhambat pengerjaan dilapangan. "Itu kan pakai android, kalau jaringanya lelet kan malah lambat. Sempat tidak jadi parkir orang nanti," ucapnya, Rabu (27/9/2017).

Menurutnya, penerapam sistem parkir lebih mudah dengan mengunakan sistem manual. Sebab, Jukir hanya tinggal memberi karcis dan warga tinggal bayar saat keluar.  "Ya enakan yang dulu, lebih praktis," cetusnya.

Hal senada juga dilontarkan Muhammad Arsyad, Salah seorang Juru Parkir Sentra Antsari. Dia mengatakan dengan diterapakanya parkir on line muncul ketakunatan penghasilannya akan berkurang. "Kalau ini ditrapkan tentunya penghasilan akan berkurang," katanya.

Ketakutan itu muncul mengingat, tarif parkir sebesar Rp2000 akan dibagi menjadi tiga, 20 persen untuk Pemkota, 20 persen untuk pemilik aplikasi, dan sisanya diserahkan kepada pengelola.

Menurut nformasinya dalam penerapan parkir on line, Jukir akan digaji sebesar Rp800 ribu per bulan. Penghasilan tersebut lebih rendah dibandingkan sebelumnya, dimana Jukir mendapatkan penghasilan Rp100 ribu per perhari. [sbr]

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only