Selasa, 06 Februari 2018

STIA Tabalong ajak Pemilih Pemula tolak Politik Uang dan Golongan Putih

Tabalong, BBCom - Kabupaten Tabalong merupakan 1 dari 115 Kabupaten di Indonesia dan 1 dari 4 Kabupaten di Kalsel yang akan mengadakan pilkada serantak pada 27 Juni 2018.
(Sesi Dialog di STIA Tabalong bersama para mahasiswa, pelajar dan penyelenggara pilkada Tabalong/beritabanjarmasin.com)

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi Tabalong bekerjasama dengan KPU Kabupaten Tabalong melaksanakan diskusi publik pesta demokrasi tahun 2018 dengan tema "Partisipasi Pemilih Pemula Pada Pesta Demokrasi 2018 Guna Menghasilkan Pemimpin Berkualitas untuk Tabalong lebih baik".

Berlangsung pada hari Selasa (06/02) Bertempat di Auditorium STIA Tabalong.

acara ini menghadirkan 4 narasumber dari berbagai latar belakang yaitu Cicik Agus Sulistiani dari KPU Tabalong, Hirsan dari Panwaslu Tabalong, Muhammad Alfiansyah dari Gerakan Sadar Pemilu (GSP) KALSEL, Jauhar Arifin Ketua STIA Tabalong.

Menghadirkan Puluhan peserta yang terbagi dari kalangan mahasiswa, pelajar SMA se Kabupaten Tabalong, Pemuda Pemudi Pesantren, dan beberapa komunitas kepemudaan yang ada di Kabupaten tersebut. 

PLT Ketua BEM STIA Tabalong Widya mengatakan.

“Mengenai kegiatan hari ini, Secara umum kami berharap benar-benar dapat meningkatkan partisipasi pemilih pemula untuk menjadi pemilih cerdas sehingga dapat meminimalisir adanya pemuda yang golput dan praktik politik uang, karna kita semua sadari bahwa satu suara itu sangat menentukan kemana arah Tabalong selanjutnya.” ujarnya.

Begitu pula dari kalangan kaula muda yang diwakili oleh Gerakan Sadar Pemilu KALSEL Muhammad Alfiansyah mengatakan bahwa ini merupakan kegiatan diskusi publik yang bagus.

“Kegiatan ini sangat bagus dan menarik untuk dilaksakan dengan menyasar para pemilih pemula karena perkembangan pertumbuhan pemilih pemula meningkat begitu tajam di beberapa daerah dan salah satunya di Kabupaten Tabalong, sehingga menjadi bahan pembelajaran bagi para pemilih pemula agar bisa cerdas dalam memilih pemimpinnya untuk 5 Tahun kedepan,” tandasnya.

Wartawan beritabanjarmasin.com juga menanyakan kepada Cicik Agus Sulistiani sebagai Perwakilan Komisioner KPU beliau mengharapkan, “Semoga dengan diskusi publik yang dilaksanakan dengan mengundang peserta pemilih pemula, anak muda/ organisasi kepemudaan, dan juga mahasiswa, bisa meningkatkan kepedulian, parsitipasinya.” tuturnya.

saya dari KPU, merasa bangga dan mengucapkan terimakasih juga apresiasi kepada adik-adik pelaksana yg mendukung dan memfasilitasi kegiatan diskusi publik, dari BEM STIA, Gerakan Sadar Pemilu KALSEL, dimana tadi kita bisa sekaligus bergabung bersama dalam satu meja diskusi,” imbuhnya. [afs/ayo]

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only