Intensitas Hujan Tinggi, Karhutla di Kalsel Berkurang | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 13 November 2020

Intensitas Hujan Tinggi, Karhutla di Kalsel Berkurang

BERITABANJARMASIN.COM - Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), R Basar Manullang mengatakan jumlah kebakaran hutan dan lahan di Indonesia berkurang hingga 80,9 persen di 2020, termasuk di Kalsel.

"Di beberapa daerah seperti Kalimantan, Sumatra, Riau berkurang," ungkapnya, Jumat (13/11/2020) saat berkunjung ke Banjarmasin.

Meskipun terjadi penurunan di beberapa daerah rawan, masih ada daerah lain yang meningkat salah satunya di Nusa Tenggara. 

Menurutnya kebiasaan membakar lahan sudah menjadi tradisi dari nenek moyang di sana, bahwa saat membuka lahan harus dibakar lebih dahulu.

Hanya saja ungkap R Basar Manullang kondisi tanah di sana yaitu tanah mineral, sehingga tidak terlalu sulit penanganannya, berbeda dengan gambut.

"Begitu habis bahan bakar berhenti apinya, tapi kalo di gambut dalam, itu sumber bahan bakar," ujar Dia.

Pihaknya juga menjalin kerja sama dengan Kedeputian Bidang Penginderaan Jauh LAPAN dan BMKG dalam penggunaan sistem informasi deteksi dini Pengendalian Kebakaran Hutan dan lahan berbasis web atau yang biasa disebut SIPONGI.

Disamping itu juga dikatakannya ada berbagai upaya untuk menyadarkan masyarakat di lapangan melalui penyuluhan penyadartahuan, bahkan ada usaha-saha produktif yang perlu dikembangkan kedepan dalam skala bisnis.

Oleh karena itu, diperlukan keterlibatan instansi lain, pemerintah daerah mulai dari kabupaten/kota, provinsi dan kementerian lain yang terkait untuk membangun bisnis masyarakat.

"Jadi, memang disamping cuaca analisis iklim yang begitu kondusif, juga upaya kerja lapangan yang telah dilakukan oleh seluruh pihak," pungkasnya.(Fitri/Puji)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner