Jomblo? Jangan Baper, Ini Pandangan Islam tentang Jodoh | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Jumat, 22 Maret 2019

Jomblo? Jangan Baper, Ini Pandangan Islam tentang Jodoh

ilustrasi: tarbawia

BERITABANJARMASIN.COM - Salah satu rahasia Allah adalah jodoh karena ia begitu misteri dalam kehidupan ini. Tidak ada yang mengetahui siapa jodohnya, kapan bertemu, dan bagaimana rupanya. Namun semua itu bisa diusahakan dengan banyak berdoa dan beribadah kepada Allah untuk meminta jodoh.

Dai muda Banua, Ustadz Muhammad Taslimurrahman mengungkapkan bahwa perihal jodoh bisa dianalogikan seperti merpati. "Terlihat jinak tetapi sulit ditangkap namun saat kita menjauhinya dia akan terbang kearah kita," ujarnya kepada BeritaBanjarmasin.com, Jumat (22/3/2019).

Jodoh dalam kamus Bahasa Indonesia diartikan sebagai orang yang cocok menjadi suami atau istri; pasangan hidup. Kriteria cocok ini sebagian orang memiliki standar yang berbeda karena selera masing-masing manusia bermacam-macam. "Seandainya salah satu merasa sudah cocok tapi yang lain tidak maka itu disebut cinta bertepuk sebelah tangan," paparnya.

Dikatakannya, seseorang bisa mengaku berjodoh karena merasa sudah cocok dengan lawan jenisnya, padahal itu masih belum pasti. Ada yang sudah berpacaran sekian lama, ternyata menikah dengan orang lain. "Artinya dia hanya menjagakan jodoh orang lain. Orang yang seperti ini memiliki dua kerugian yaitu berpacaran dan itu dosa lalu tidak jadi menikah," ucapnya.

Kepala Sekolah MTs Arrahmatul Abadiyah ini berujar bahwa jodoh itu tidak bisa ditebak, tidak bisa dipaksakan. Walaupun sudah mendaftar ke KUA, walaupun sudah foto pra wedding, sudah menyebarkan undangan tetapi kalau itu bukan jodoh maka tidak akan bersanding dengan “ si dia”.
 
Tetapi jodoh bisa mendekati kita dari jalan yang tidak disangka, bisa teman satu sekolah, satu kampus, mungkin juga teman sekelas, dan ada juga orang yang beberapa tahun tinggal diperantauan ternyata jodohnya tetangga sendiri di kampung, mungkin juga orang sebelah rumah.

Bagaimana yang harus dilakukan apabila jodoh tak kunjung datang? Mungkin saja jodohnya belum lahir, mungkin saja memang belum waktunya, mungkin saja doa kita masih belum maksimal atau bisa juga jodoh kita nanti bertemunya di akhirat. Lalu sikap kita bagaimana saat masih dalam masa jomblo?

Ustadz Taslimurrahaman mengimbau agar kita selalu berhusnuzhan kepada Allah. Sikap ini adalah sikap terbaik saat masih dalam masa penantian, karena barangkali sesuatu yang kita benci yaitu masih sendiri lebih baik bagi kita karena ada hikmah yang sudah Allah atur untuk kita. Tentunya juga selalu berdoa untuk mendapatkan yang terbaik dalam menjalani hidup ini.

"Bisa saja kita berdoa untuk mendapatkan si “A” ternyata kita mendapatkan si “B”, karena doa si “B” lebih ikhlas untuk mendapatkan kita. Itu bisa menjadi yang terbaik bagi kita walaupun tidak sesuai doa yang dipanjatkan," pungkasnya. (puji/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only