Cynthia Bella dan Gisella Aja Berkunjung ke Sini, Kada Jauh, Parak Aja Wan Pian, Pian Pabila? | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Minggu, 06 Januari 2019

Cynthia Bella dan Gisella Aja Berkunjung ke Sini, Kada Jauh, Parak Aja Wan Pian, Pian Pabila?

BERITABANJARMASIN.COM - Perkembangan pembangunan kawasan wisata di kawasan Jalan Piere Tendean, Siring Menara Pandang boleh dibilang progresif. Penataan kawasan ini menjadi kawasan tradisional mulai ditetaplan dengan SK Wali Kota tahun 2012. Area ini menjadi lokasi wisata District Heritage Point. 

foto: maya | beritabanjarmasin.com

Selain Menara Pandang, kita juga bisa menemukan bangunan berarsitektur Banjar, Gajah Manyusu. Warga Banjarmasin biasa menyebutnya Rumah Anno 1925. Meski penamaan sempat menjadi pembahasan dalam beberapa diskusi perkotaan. Namun nama Rumah Anno terlanjur lekat diingatan.

Bangunan ini selesai direnovasi ulang pada tahun 2015 lalu dengan berbagai pertimbangan. Hingga kini digunakan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Banjarmasin, sebagai showroom usaha masyarakat kecil dan menengah.

Pengunjungnya pun tidak hanya dari luar tetapi merambah sampai luar daerah. Bangunan bertingkat dua ini di dalamnya disuguhkan beragam pernak-pernik budaya khas Kota Banjarmasin.

Di awal masuk kita serasa melihat kehidupan tradisional zaman dulu mulai dari adat Banjar, poster yang ditempel di dinding bangunan, dengan gambar yang ada seolah mengisahkan budaya Kota banjarmasin. Tempat ini terlihat sangat nyaman dipandang dengan nuansa cat kayu yang klasik berwarna coklat. Selain itu tempat ini sangat teduh karena dekat dengan kawasan siring Pierre Tendean dan udara yang sejuk karena berhadapan langsung dengan Sungai Martapura.

Tempat ini sangat nyaman untuk rekreasi dan menambah pengetahuan dengan melihat dan mempelajari atau memperkenalkan budaya kepada generasi muda dengan mengunjungi  tempat ini.

Di lantai dua kita bisa melihat berbagai kerajinan tangan yang dibuat dari purun, daun kelapa dan paling banyak berbahan kain Sasirangan khas Banjarmasin. Koleksi yang dijual belikan di sini berbagai macam mulai dari baju, tas dan gantungan kunci yang imut hingga boneka bakantan khas banjarmasin pun ada di tempat ini. Kafe serta tempat duduk dan buku bacaan pun tersedia di lantai dua bangunan minimalis ini.

Rumah Anno ini bisa dikunjungi setiap hari dari pukul delapan pagi sampai delapan malam. Khusus untuk di lantai dua dibuka sampai pukul tiga siang. Kunjungan di tempat ini pun sangat ramai pengunjung terutama di hari Minggu.

Bertandang ke tempat ini, BeritaBanjarmasin.com bertemu dengan Fathullah petugas yang mengelola Rumah Anno. Ia mengatakan dalam sebulan saja ada kurang lebih 2 000 pengunjung yang datang ke tempat ini. "Kira-kira sebanyak itu pengunjung dalam sebulan," ujarnya, Sabtu (5/1/2019).

Itu artinya, rata-rata ada sekitar 65 orang yang datang dalam sehari. Hal ini juga tidak terlepas dari peran Pemkot Banjarmasin yang serta merta mengajak tamu mereka untuk mengunjungi Rumah Anno 1925.

Gina yang juga petugas di Rumah Anno menuturkan, selain dikunjungi para pejabat dan wisatawan lokal hingga mancanegara, Rumah Anno juga dikunjungi para artis ibukota. Sebut saja artis Gisella Anastasia dan Laudya Cynthia Bella. "Gisel dan Bella adalah dua dari sekian banyak artis Ibukota yang telah berkunjung ke tempat ini," bebernya. Jadi, tertarik berkunjung ke tempat ini? (maya/sip) 

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only