Gagap Teknologi, Disinyalir Penyebab Semrautnya Hari Pertama PPDB Online di Banjarmasin | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Senin, 02 Juli 2018

Gagap Teknologi, Disinyalir Penyebab Semrautnya Hari Pertama PPDB Online di Banjarmasin


Peserta didik baru (PPDB) online/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM -  Suasana padat membeludak mewarnai hari pertama penerimaan peserta didik baru (PPDB) online tingkat SMPN di sejumlah sekolah Banjarmasin, pada Senin (2/7/2018).

Sedikitnya, ada 35 SMPN di kota Banjarmasin menggelar PPDB. Pendaftaran yang seharusnya bisa secara online dengan mengunjungi laman resmi yang disiapkan, namun tampak kurang begitu efektif saat dilapangan.

Dari pantauan, SMPN 7 Banjarmasin dan SMPN 24 Banjarmasin, suasana ramai sudah mewarnai stand pendaftaran sekitar pukul 08.00 Wita.

"Pesertanya membludak, kami cukup kualahan karena fasilitas yang ada cuma 8 komputer. Jadi 4 komputer untuk zonasi dan 4 unit lagi untul memprint folmulir," terang Syamsuddin panitia PPDB SMPN 7.

SMPN 7 sendiri tersedia daya tampung siswa baru sebanyak 136 orang. Hal ini tak sebanding dengan antrian calon peserta didik baru yang mendaftar. "Kami menyediakan antrian untuk tertib, agar mau bersabar. Ini nomor antrian sesuai formulir yang dibagi sudah 50, tapi kalau sampai tengah hari bisa ratusan," tambahnya.
Suasana saat pendaftaran antara pihak sekolah dan pihak orang tua/beritabanjarmasin.com
Suasana ramai seperti pasar tersebut, ditenggarai banyaknya orang tua/wali siswa yang masih gagap dengan sistem online, sehingga mereka harus datang ke sekolah pilihan sesuai zonasi yang telah diketahui.

"Ulun (saya) dari jam 6.30 Wita di sini, mengambil formulir lalu antri, kada (tidak) paham sistem online," tutur Yadi Wali warga Jalan Veteran.

"Asli kada (tidak) paham sistem zonasi paksa harus ke sini, apalagi sistem online, pemerintah kadada (tidak ada) mengumumkan caranya," ucap Gazali, orang tua peserta yang anaknya mendaftar PPDB di SMPN 24.

Di samping itu, ada beberapa orang tua/wali peserta PPDB yang pulang setelah mengambil folmulir, lantaran kondisi antrean cukup banyak. Namun ada juga yang memilih menunggu hingga verifikasi berkas dan data. PPDB SMPN berlangsung selama 3 hari (2-4 Juli), hingga Rabu mendatang.

Menanggapi Hal tersebut, kepala dinas pendidikan kota Banjarmasin Totok A Daryanto mengaku masih belum mendapatkan laporan apapun dari pelaksanaan PPDB online. "Saya masih belum menerima laporan dari petugas penerima pendaftaran, karena baru dimulai hari ini." tandasnya. (arum/ayo)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only