Akun Penghina Guru Sekumpul Ternyata diretas, Pelaku Sesungguhnya Masih diburu | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Rabu, 11 Juli 2018

Akun Penghina Guru Sekumpul Ternyata diretas, Pelaku Sesungguhnya Masih diburu

Suasana pelaporan atas kejadian penghinaan ulama besar/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Beberapa hari lalu publik kembali dikagetkan dengan akun media sosial yang menghina dan menyebar ujaran kebencian terhadap almarhum Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Tuan Guru Sekumpul, ulama kharismatik asal Kalimantan Selatan. Adapun dua akun tersebut yakni akun facebook terduga atas nama M. Rizky Hariyadie dan Instagram atas nama Rizkyfreemz.

Awal cerita, setelah mengetahui hal ini, Humayni warga Sungai Paring, Banjarbaru langsung menscreenshoot gambar penghinaan dan melaporkan kepada cyber crime Polda Kalsel. "Pada waktu itu tepatnya jam 23.20 Wita. Setelah saya mengetahui langsung menyampaikan kepada teman yang juga seorang polisi cyber crime," tutur Humayni kepada beritabanjarmasin.com, pada Rabu (11/07/2018).

Humayni menjelaskan, belum sampai 24 jam pemilik akun sudah diamankan di Polda, setelah dilakukan penelusuran keterangan dari yang bersangkutan, ternyata akun bersangkutan di retas oleh orang yang tidak bertanggungjawab. "Setelah pemilik akun kita mintai keterangan, ternyata diketahui kalau akun dia di retas orang, sedangkan yang meretas dan melakukan penghinaan belum bisa ditemukan," tambahnya.

Humayni mengaku, mengalami kendala dalam melacak peretas. "Sampai sekarang kita kesulitan melacak peretas karena cyber crime ini terbilang baru dan tidak mudah apalagi peretas juga ahli," ucapnya menirukan penyelidik dari polisi cyber crime Polda Kalsel.

Advokat di Kantor Hukum Dr. Masdari Tasmin, SH, MH sekaligus pecinta guru sekumpul ini berharap, peretas cepat ditemukan agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. "Kita berdoa semoga pelaku segera tertangkap dan kita apresiasi kepada pihak kepolisian sudah merespon cepat sebelum 24 jam pemilik akun sudah dibawa ke Polda untuk dimintai keterangan walaupun bukan dia yang melakukan, paling tidak ada titik terang sehingga warga pecinta guru sekumpul tidak main hakim sendiri atas pemilik akun tersebut," tandasnya. (puji/ayo)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only