Menuju 5323 Desa Berdaya, Rumah Zakat Canangkan Desa Berdaya Hadir Di Seluruh Indonesia | Berita Banjarmasin | Berita Kalimantan Selatan | Media Online Banjarmasin

Rabu, 04 April 2018

Menuju 5323 Desa Berdaya, Rumah Zakat Canangkan Desa Berdaya Hadir Di Seluruh Indonesia

Banjarmasin, BBCom - Sejak tahun 2014, Rumah Zakat telah melihat bahwa desa akan menjadi pusat pertumbuhan baru. Aspek yang kurang disentuh, terutama pemberdayaan manusianya, menjadi fokus Rumah Zakat ketika menginisiasi program. Alhasil, pada tahun 2017, Rumah Zakat telah membina 1.056 Desa Berdaya di 172 kota/kabupaten di 21 Provinsi. 
Kegiatan program pembinaan beasiswa anak juara pada salah satu program Desa berdaya, Rumah Zakat Banjarmasin/beritabanjarmasin.com

“Kami targetkan Rumah Zakat dapat membina 1.234 Desa Berdaya di 34 provinsi di tahun 2018. Jadi di semua provinsi ada Desa Berdaya binaan Rumah Zakat," tutur CEO Rumah Zakat Nur Efendi.

Desa Berdaya merupakan program pemberdayaan Rumah Zakat dalam cakupan wilayah desa, melalui pendekatan terintegrasi yaitu program capacity building (pembinaan masyarakat), ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hingga kesiap-siagaan bencana, dengan target tumbuh dan berkembangnya kelembagaan lokal yang berdaya untuk mengatasi permasalahannya sendiri.

Sementara itu Senior Lecturer University of Melbourne Bagus Aryo mengatakan bahwa sangat penting untuk melakukan sinergi antara NGO dan pemerintah karena saling melengkapi.

“Pemerintah dengan dana desa dengan alokasi rata-rata Rp 1,4 Milyar per desa fokus pada 4 hal yaitu penyelenggaraan pemerintahan desa, pemberdayaan masyarakat, pembinaan kemasyarakatan desa dan pelaksanaan pembangunan desa. Sinergi terjadi ketika NGO berkontribusi misal untuk pengembangan social enterprise/ entrepreneurship dan community development untuk menuju desa mandiri,” ujar Bagus.

Untuk akselerasi menuju 5323 Desa Berdaya pada tahun 2023, Rumah Zakat kemudian menggandeng tiga kementrian, yakni Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia & Kebudayaan (PMK), Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT), dan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN). 

Di Rumah Zakat cabang Banjarmasin sendiri sejak di didirikan tahun 2008 telah memberdayakan desa dengan melakukan pembinaan terhadap 8 desa berdaya yang tersebar merata di seluruh kecamatan di Banjarmasin. Kedelapan desa berdaya itu terletak di Kelurahan sungai Lulut, Kelayan Selatan, Teluk Dalam, Pelambuan, Basirih, Kuin Selatan, Sungai Miai, Alalak Selatan dan juga Kuin Selatan.

Untuk tahap awal dari pemberdayaan itu sendiri, Rumah Zakat berfokus di bidang pendidikan non formal dengan program pembinaan dan pemberian beasiswa kepada 210 anak yatim dan dhuafa yang tersebar di 8 desa berdaya tersebut. 

Tidak hanya pendidikan, tetapi bidang kesehatan, ekonomi serta lingkungan juga sudah mulai dicanangkan di desa berdaya tersebut.

"Bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat, Rumah Zakat telah menginisiasi Posyandu di Desa Berdaya baik posyandu balita maupun Lansia, serta untuk kesehatan ibu hamil dan menyusui dengan melakukan penyuluhan dan pengawasan serta pendampingan, dengan secara berkala melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis, baik untuk anak-anak, masyarakat serta ibu hamil yang tidak mampu yang bertempat tinggal di sekitar Desa Berdaya," jelas Muhammad Luthfi Alfin, Branch Manager Rumah Zakat Banjarmasin.

Perlu diketahui pula di pemberdayaan ekonomi sendiri Rumah zakat berfokus pada pemberdayaan pedagang kecil yang berhak menerima zakat. Pemberdayaan mliputi pemberian modal dan sarana usaha serta pendampingan Good Manufacturing Process (GMP). 

"Di tahun 2018 ini Rumah Zakat Banjarmasin memiliki target sebanyak 20 Desa Berdaya dan mendirikan 5 Rumah Tahfidz Juara di Desa Berdaya," pungkas Luthfi. (ghomadi/ayo)

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only