Cegah Stunting, Hj Wasilah Ajak Kaum Hawa Lakukan Kelahiran Berencana | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Selasa, 19 Oktober 2021

Cegah Stunting, Hj Wasilah Ajak Kaum Hawa Lakukan Kelahiran Berencana


BERITABANJARMASIN.COM - Stunting atau tumbuh pendek terjadi akibat kekurangan gizi akut pada masa kehamilan dan masa balita dibawah dua tahun. 

Di Indonesia, masalah stunting menjadi program utama dibidang kesehatan sebagai pembangunan Generasi Emas Indonesia. 

Ketua TP PKK Kota Banjarmasin,  dr Hj Siti Wasilah menekankan bahwa pertumbuhan stunting dapat dicegah dengan memperhatikan asupan gizi ibu hamil pada 1000 hari pertama kehamilan - kelahiran. 

Dalam sosialisasi penyuluhan kesehatan ibu dan anak di Kecamatan Banjarmasin Tengah, istri Wali Kota Banjarmasin ini mengungkapkan banyak faktor yang menyebabkan anak stunting. Diantaranya kekurangan gizi makanan saat hamil, pola hidup dan tidak memberikan ASI pada bayi, serta kurang rencana dalam rencana kelahiran. 
"Tumbuh stunting ini bukan karena keturunan atau genetik, sehingga dapat dicegah sedini mungkin,"ujar Wasilah, Senin (18/10).

Menurutnya, pencegahan dapat dilakukan  dalam 1000 hari pertama, dihitung sejak awal kehamilan hingga bayi berumur dua tahun. Pada proses kehamilan penting diperhatikan gizi ibu hamil. " Asupan gizi yang seimbang mencegah terjadinya stunting, "katanya, Senin (18/10)

Selanjutnya imunisasi pencegahan penyakit Anak yang sering sakit menyebabkan pertumbuhan tidak optimal. Banyak juga terjadi kematian karena infeksi yang terjadi pada anak yang sebenarnya dapay dicegah dengan imunisasi seperti diare, phemonia, TB paru dan campak. 

Wasilah yang juga merupakan dokter ini berpesan agar kelahiran selanjutnya berencana secara matang atau mengatur jarak kelahiran, mempersiapkan kesehatan reproduksi, gizi ibu sehingga ibu dan anak tetap sehat dan tidak stunting.  

Tidak hanya itu, pentingnya mempersiapkan kesehatan yang prima. Sebelum melakukan jenjang pernikahan perlu melakukan prakonsepsi. Prakonsepsi yakni calon ibu hanya perlu meminum asam folat, meminum tablet tambah darah dan memeriksakan hemoglobin (hb). 

Sosialisasi kesehatan ini sebagai upaya tim gerak PKK Kota Banjarmasin bagian dalam rangka Hari Gerak PKK yang bekerjasama dengan BKKBN dan Dinas Kesehatan. 

"Kami berharap dengan sosialisasi ini bisa menjadikan generasi ke depan sehat dan calon pemimpin sehat, "ujarnya. 

Menurutnya, PKK siap mendukung program presiden RI Jokowi dalam menekan angka stunting di Indonesia dengan target turun hingga 14 persen pada 2024. 

Camat Banjarmasin Tengah, Diyan Noor menghimbau khususnya kaum hawa dari pra perkawinan, hamil hingga melahirkan dan merawat bayi agar mengutamakan mengkonsumsi gizi seimbang. "Manfaatkan posyandu dan puskesmas semaksimal mungkin untuk memeriksakan kesehatan, dan jangan segan berkonsultasi, "pesan Diyan. (Adv)


 

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner