Petugas Keamanan RSUD Ulin Ringkus Empat Remaja Pencuri Helm | Berita Banjarmasin | Situs Berita Warga Banjarmasin

Sabtu, 28 Juli 2018

Petugas Keamanan RSUD Ulin Ringkus Empat Remaja Pencuri Helm

Empat remaja yang diamankan ke kantor polisi/beritabanjarmasin.com
BANJARMASIN, BBCOM - Empat remaja di Banjarmasin digelandang ke kantor Polisi. MR, RD, IW dan A tertangkap tangan melakukan pencurian helm di pelataran parkir, RSUD Ulin Banjarmasin, Rabu (25/7/2018).

Aksi tangan empat remaja di bawah umur itu dilakukan pada Rabu malam lalu sekitar pukul 21.00 WITA. Mereka tertangkap tangan saat sedang mengambil sebuah helm yang ditaruh di atas motor area perparkiran RSUD Ulin Banjarmasin oleh petugas keamanan.

Langsung saja keempat kawanan pencuri helm itu dibekuk saat sudah memegang helm hasil curiannya. Merekapun langsung digelandang ke kantor pos keamanan gedung tersebut. Pihak kemanan kemudian menelepon Polresta Banjarmasin dan pelaku langsung digiring ke kantor Polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

"Aksi keempat remaja ini sudah yang kesekian kalinya dilakukan di parkiran RSUD Ulin mas, namun kali ini mereka apes karena wajah mereka sebelumnya sudah terpantau melalui kamera pengawas CCTV," ujar Hamdi, petugas keamanan RSUD Ulin.

Keempat remaja itu diketahui warga Jalan Veteran Banjarmasin Timur (MR), sedangkan ketiga pelaku lainnya warga Jalan Alalak Banjarmasin Utara.
2 orang anak yang masih dibawah umur/beritabanjarmasin.com

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin AKP Ade Papa Rihi mengatakan keempat pelaku masih dalam pemeriksaan penyidik. Lantaran pelaku masih di bawah umur dalam penanganan kasusnya akan berbeda dengan pelaku kejahatan dewasa lainnya.

Dia mengimbau bagi orang tua yang memiliki anak laki-laki dan para remaja yang masih sayang kepada kedua orangtua khususnya, agar tidak melakukan tindak pidana dalam bentuk apa pun.

"Orang tua juga harus lebih memperhatikan anak-anaknya, supaya hal serupa tidak terulang kembali," ujarnya saat dihubungi BeritaBanjarmasin.com via gawainya.

Saat ditanya soal maraknya pencurian helm, pihaknya menyatakan, sekecil apa pun tindak pidana yang merugikan korban tetap harus ditindak. Apalagi kasus pencurian helm itu sudah meresahkan masyarakat.

“Meski kecil tapi bila BB (barang bukti, red) banyak, kan jadi banyak. Intinya kasus ini meresahkan masyarakat. Harus ditindak,” pungkasnya. (edoz/sip)

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only