Sabtu, 10 Februari 2018

Genjot sektor Pariwisata, Yayasan Banua Terang Gelar Diskusi Publik

Banjarmasin, BBCom - Upaya pengembangan Kalimantan Selatan sebagai bagian dari destinasi wisata top di tanah air belum maksimal. Dengan latar belakang itu, hari ini Yayasan Banua Terang menggelar diskusi publik tentang prospek sektor Pariwisata Kalsel. 

Agenda bulanan tersebut terselenggara berkat kerja sama dengan Tim Percepatan Pembangunan Gubernur Kalimantan Selatan. Sabtu (10/2).
(Sukro Wardi, Tim Percepatan Pembangunan Gubernur Kalsel/beritabanjarmasin.com)

Diskusi ini menghadirkan pembicara dari Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel Heriansyah, GM Angkasa Pura I Cab. Bandara Syamsudin Noor Wahyudi, ketua BPD PHRI Kalsel Dodot Wahyudi dan Ketua LPMA Juliade. 

Diskusi yang akan digelar pada Sabtu (10/2) pagi itu mengambil tema “Memperkuat Industri Pariwisata Melalui Pembenahan Insfrastruktur Serta Tata Kelola Kepariwisataan Yang Baik”.

Disampaikan Tim Percepatan Gubernur Kalsel Ir. Sukrowardi, dalam diskusi ini digagas dengan pertimbangan, bahwa semakin tingginya minat wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk menikmati keindahan panorama dan eksotisme pantai yang ada di Kalsel, maka perlu ditindaklanjuti dengan sebuah upaya untuk menata sektor wisata tersebut. Harapannya, berdampak pada kesejahteraan masyarakat.

“Dalam penataan sektor wisata perlu adanya perencanaan secara terstruktur dari pemerintah, kemudian didukung masyarakat, terutama di kawasan, sehingga semakin majunya pariwisata tidak merusak ekologi dan kebudayaan lokal,” ujarnya saat ditemui di usai acara. 

Sementara itu, Kadis Pariwisata Kalsel, Heriansyah menuturkan, sektor pariwisata ditetapkan sebagai leading sector karena dalam jangka pendek, menengah, dan panjang pertumbuhannya positif.

Hal ini terlihat peran pariwisata dunia dalam memberikan kontribusi terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) global mencapai 9,8%, kontribusi terhadap total ekspor dunia sebesar US$ 7,58 triliun dan foreign exchange earning sektor pariwisata tumbuh 25,1%.

"Nah di Kalsel pun demikian, sektor pariwisata akan kita genjot total. Apalagi di tahun 2019 mendatang, Bandara Syamsudin Noor sudah akan naik kelas menjadi Bandara Internasional. Kita disini harus serius menyingkapi ini. Ini momen kita untuk dapat menarik minat calon wisatawan dalam dan luar negeri," beber Heriansyah.

Acara diskusi publik yang digelar di Hotel Royal Jelita Banjarmasin Jl. A. Yani KM 5,7 Komplek pertokoan Waringin tersebut juga di hadiri para penggiat usaha perhotelan, penggiat wisata, agen perjalanan, organisasi kepemudaan dan masyarakat umum. [edos/ayo]

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only