Pemkot Dapat Bantuan 147 Miliar, 2019 Banjarmasin Dipastikan Memiliki Rumah Sakit Sendiri | Berita Banjarmasin | Situs Berita Data & Referensi Warga Banjarmasin

Senin, 28 Agustus 2017

Pemkot Dapat Bantuan 147 Miliar, 2019 Banjarmasin Dipastikan Memiliki Rumah Sakit Sendiri

BANJARMASIN, BBCOM  - Pembangunan RS Sultan Suriansyah yang digadang – gadang bisa selesai 2019 mendatang tampaknya diaminkan oleh Pemerintah Pusat.


Sebab, 2018 nanti Pemkot Banjarmasin akan menerima kucuran dana dari APBN sebesar Rp147 miliar guna pembangunan RS yang dibangun guna kemaslahatan masyarakat Kota Banjarmasin, khusunya yang ada di kawasan pesisir sungai.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah membenarkan akan adanya kabar tersebut. Menurutnya dengan adanya bantuan dari Pemerintah Pusat tentu merupakan angin segar demi mewujutkan Banjarmasin memiliki rumah sakit sendiri.

"Usulan kita untuk mendapatkan bantuan anggaran dari APBN disetujui oleh pusa. Dengan adanya bantuan itu maka bias dipastikan Rumah Sakit Suriansyah dapat digunakan pada 2019 mendatang, " ucapnya.

Semetara, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Banjarmasin selaku yang memiliki wewenang dalam pelaksanaan pembanguan RS secara sistem Multi Years itu siap jika pengerjaan harus selesai 2019.

“Jika anggaran dari pusat sudah didapat Kita siap menyelesaikan pembangunannya sesui target. Jadi Alhamdulillah bias diselesaikan di 2019,” ucap Kasid PUPR Gusti Ridwan Sofyani di balai kota, Senin (28/8/2017).

Hanya saja tambah Ridwan untuk pembangunan lanjutan yang saat ini dilakukan, pihaknya masih menunggu anggaran perubahan 2017 dilakukan. mengingat, sesuai aturan yang baru, kos anggaran pembangunan RS harus dipindah ke Dinas Kesehatan. Sehingga pihaknya belum bisa melanjutkan pembanguan tahap satu, dimana angaran sebesar Rp38 miliar untuk itu masih ada di PUPR.

“Belum, kita tidak ada melakukan pengerjaan dulu sebelum pengetokan pemindahan anggaran 2017 dilakukan ke kesehatan. Kalau sudah dipindah baru kita lanjutkan pengerjaanya,” ujarnya.

Menurutnya, didapatkanya bantuan dari Pemerintah Pusat, bukan berarti menutup kemungkinan anggaran APBD 2018 tidak diperlukan lagi. Sebab RS masih memerlukan dana untuk kelengkapan alat kesehatan.

“180 miliar itu murni untuk fisik, 38 miliar untuk lanjutan pembangunan tahap satu, 147 miliar untuk lanjutan pembangunan tahap dua dan tiga. Jadi angaran 2018 tetap diperlukan Untuk Alkesnya,” pungkasnya. [sbr]

Posting Komentar

favourite category

...
test section describtion

Whatsapp Button works on Mobile Device only

close
pop up banner