okeee

okeee

» » » Ini Tanggapan Anggota DPRD Kalsel Soal Kesejahteraan Guru Honorer

BERITABANJARMASIN.COM - Pernyataan dari seorang pejabat di Kalsel yang mengatakan para honorer agar sadar diri memantik tanggapan dari beberapa pihak. Usai munculnya surat terbuka dari alumni FKIP Unlam. Kini tanggapan juga muncul dari wakil rakyat di DPRD Kalsel.

Menanggapi pernyataan tersebut, anggota DPRD Kalsel, Haryanto menjelaskan, bahwa untuk memajukan dunia pendidikan maka kata kuncinya ada di guru atau pendidik dan tenaga kependidikan (TK).

Pendidik dan tenaga kependidikan, menurutnya berkontribusi lebih dari 60 persen dalam menentukan baik tidaknya atau maju mundurnya dunia pendidikan.
"Nah 40 persennya lagi terbagi menjadi beberapa variabel seperti kurikulum, infrastruktur, metodologi dan lain-lain," katanya kepada beritabanjarmasin.com, Rabu (25/5/2016).

Jadi, lanjutnya, untuk memajukan dunia pendidikan maka fokus perhatian harus diarahkan kepada pendidik dan tenaga kependidikan menjadi strategi yang paling tepat. "Ada tiga hal yang harus diperhatikan dalam memuliakan dan mengembangkan pendidik dan tenaga kependidikan yaitu kesejahteraan, kompetensi dan integritas," urai dia.

Ketiga aspek ini harus dibangun secara simultan. Terkait kesejahteraan, Haryanto berpendapat ukuran yang sederhana dan lazim digunakan adalah dengan menggunakan standar UMP (Upah Minimum Provinsi) dengam lama kerja 40 jam per minggu.

"Pertanyaannya adalah duluan mana, kompetensi atau kesejahteraan? Secara umum, baik di dunia pendidikan maupun dunia kerja lainnya, maka kompetensi harus lebih utama diperhatikan oleh pendidik," demikian Haryanto. [orin/sip]

Ilustrasi foto: google

About BERITA BANJARMASIN

Situs berita www.beritabanjarmasin.com adalah situs informasi dan hiburan bagi warga Banjarmasin dan sekitarnya. Berusaha menyajikan berita positif dan inspiratif.
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama
close
Banner iklan disini